Kementerian PUPR Gelontor Puluhan Miliar Tata Tanjung Kelayang Agar Makin Terkenal

Tim_Wow    •    Kamis, 28 November 2019 | 12:36 WIB
Travel
Pantai Tanjung Kelayang. (*)
Pantai Tanjung Kelayang. (*)

JAKARTA, www.wowbabel.com -- Tanjung Kelayang di Kabupaten Belitung termasuk salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Agar semakin terkenal dan siap menerima wisatawan, Kementerian PUPR melakukan penataan dan pembangunan kawasan wisata di Pantai Tanjung Kelayang.

Tahun 2018, penataan yang dilakukan adalah pembuatan taman. Kegiatan ini juga mencakup pembuatan landmark, jalur pedestrian, toilet khusus difabel, musala, arena ketangkasan, meja dan tempat duduk, dan lain-lain.

Akun twitter reami Kementeeian PUPR @KemenPU menyebutkan  Tahun 2019-2020, akan dibangun  Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 20 liter/detik dan jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kawasan Tanjung Batu, Belitung.

Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan dana Rp 44,2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun jamak 2018-2019 untuk menata Tanjung Kelayang, Bangka Belitung.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan infrastruktur dilakukan secara terpadu untuk menunjang pengembangan kawasan strategis nasional.

Pada 2018, Basuki memastikan Kementerian PUPR telah menyelesaikan penataan dan pembangunan kawasan wisata Pantai Tanjung Kelayang dengan total anggaran Rp 22 miliar. Hal tersebut mencakup pembuatan taman termasuk landmark berupa perahu kayu bertuliskan Welcome Belitung yang menjadi ikon baru Pantai Tanjung Kelayang, peningkatan jalur pedestrian, pembangunan toilet disabilitas, mushala, kolam pasir, arena ketangkasan, meja dan tempat duduk, serta jalur tangga menuju pantai.

Dengan kegiatan penataan kawasan wisata Pantai Tanjung Kelayang di lahan seluas 4.879 meter persegi tersebut, Menteri PUPR Basuki Hadimulyo mengharapkan mampu menciptakan penataan ruang publik yang sesuai dengan karakteristik dan kearifan lokal budaya daerah. "Ini melalui berbagai macam strategi. Saat ini seluruh pekerjaan fisik sudah selesai 100 persen," ujar Basuki.
Selanjutnya pada 2019, Kementerian PUPR sedang melakukan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 20 liter per detik dengan anggaran Rp 14,2 miliar. Begitu juga dengan jaringan persiapan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kawasan Tanjung Batu, Belitung dengan anggaran Rp 8 miliar. (*)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL