Pemerintah Targetkan 65 Persen Lulusan SMK Pertanian Bekerja Sesuai Kompetensi

Tim_Wow    •    Kamis, 28 November 2019 | 14:18 WIB
Nasional
Kepala Sub Direktorat penyelarasan Kejuruan dan Kerja Sama Industri, Direktorat Pembinaan SMK, Kemendikbud, Saryadi.(ist)
Kepala Sub Direktorat penyelarasan Kejuruan dan Kerja Sama Industri, Direktorat Pembinaan SMK, Kemendikbud, Saryadi.(ist)

SUBANG,www.wowbabel.com -- Revitaliasi SMK yang diwujudkan melalui peningkatan kualitas SMK dengan sasaran akhir adalah meningkatkan kebekerjaan siswa lulusan SMK. Untuk mewujudkan itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayan (Kemendikbud) mengajak seluruh pemangku kepentingan mengambil peran agar target 65 persen siswa lulusan SMK khususnya bidang pertanian dapat bekerja sesuai dengan kompetensinya.

“Kita berbicara anak-anak lulusan SMK yang sudah mendapatkan dukungan dengan kompetensi yang sudah bersama-sama diformulasikan dengan dunia usaha dan dunia industri salah satunya dengan East West Seed mampu berkarya di bidang pertanian, apakah berkarir untuk bekerja pada pihak industri atau berkarir menjadi petani-petani muda, yang tentunya petani-petani muda ini akan memiliki nilai tambah karena sudah dibekali dengan kompetensi, pengetahuan, teknologi dan keterampilan yang diformulasikan melalui kerjasama yang apik antar semua pihak yang mendukung revitalisasi SMK,” terang Kepala Sub Direktorat penyelarasan Kejuruan dan Kerja Sama Industri, Direktorat Pembinaan SMK, Kemendikbud, Saryadi, pada pembukaan Expo Good Agricultural Practices, pada hari Selasa (26/11), di SMKN 2 Subang, Jawa Barat.

Ia mengatakan, kebekerjaan lulusan SMK menjadi salah satu indikator keberhasilan revitalisasi SMKN 2 Subang. “Kami laporkan kepada Pak Wabup, kontrak kerja SMKN 2 Subang salah satunya nanti 65% lulusannya itu bekerja sesuai kompetensi yang dimiliki, dalam konteks kerjasama ini t



1   2      3      4