Deddy Wijaya Ambil Formulir Bacawabup Babar di Hari Terakhir

Chairul Aprizal    •    Senin, 02 Desember 2019 | 09:08 WIB
Pilkada
Jais, utusan Deddy Wijaya mengambil Formulir bacawabup Babar di kantor DPC PDIP Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)
Jais, utusan Deddy Wijaya mengambil Formulir bacawabup Babar di kantor DPC PDIP Bangka Barat. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Deddy Wijaya mendaftarkan diri ke Partai PDIP Bangka Barat di detik terakhir penutupan pendaftaran Bakal Cabup/Cawabup Bangka Barat dari partai PDIP Bangka Barat. 

"Saya Zulfahmi disapa Ja’is beserta kawan-kawan dari Team DW (Deddy Wijaya-red) telah dikuasakan oleh saudara Deddy Wijaya untuk mengambil Formulir Pendaftaran di kantor PDIP ini," kata Zulfahmi utusan Mantan Ketua Komisi 3 DPRD Provinsi Bangka Belitung, Minggu (1/12/2019).

Jais mengatakan Deddy sedang ada urusan lain sehingga dirinya diutus untuk mengambil dan mendaftarkannya sebagai Balon yang kebetulan hari ini akan ditutup.

"Meskipun ini diwakili oleh kami tentu tidak mengurangi maksud dan tujuan serta niat baik saudara Deddi Wijaya untuk mengabdi di daerah kelahirannya" tandasnya.

Ketika dikonfirmasi, DW membenarkan telah mengutus timnya untuk mendaftarkannya di detik terakhir tutupnya pendaftaran.

"Semoga kali ini DPP PDIP bisa merestui langkah saya mencalonkan diri dari Partai ini karena sebelumnya saya sudah pernah mendaftar sebagi calon wakil bupati bangka barat untuk mengisi kekosongan wakil bupati Bangka Barat di periode 2016 - 2021," jelas DW.

DW berharap kali ini DPP mengeluarkan rekomendasi tak seperti sebelumnya yang tak kunjung keluar.

"Dikarenakan saya bukan berasal dari Internal PDIP maka saya tidak memaksakan diri harus sebagai Calon Bupati, mendapatkan kesempatan sebagai Calon Wakil Bupati pun sudahlah cukup buat saya," tukasnya.

"Debagai apapun saya siap berbuat yang terbaik melayani masyarakat Bangka Barat, kader Internal PDIP tentu berpeluang sebagai Calon Bupatinya apalagi Partai PDIP bisa mengusung calon sendiri tanpa koalisi dari Partai Politik manapun," tambah Deddy.

Dw menyebutkan tidak ambisi dan ngotot untuk menjadi balon Bupati karena kader internal seperti Ketua DPC PDIP Bangka Barat lebih berpotensi.

"Saya lihat Ketua DPC PDIP Kabupaten Bangka Barat haji Badri Syamsu juga ikut mendaftar, kalo beliau serius maju untuk Bupati berarti berani mundur dari DPRD Bangka Barat itu satu hal yang Luar Biasa mengorbankan sebuah jabatan yang sudah pasti demi menjadi Bupati Bangka Barat, pantas diapresiasi, secara figur pun beliau sangat berpeluang terbukti suaranya tertinggi pencalonan legislatif 2019, mampu menaikan perolehan suara PDIP dari 4 menjadi 5 kursi dewan Bangka Barat, kredibilitas beliau di masyakarat pun tidak diragukan lagi," puji DW.

DW menuturkan sebagai kader Golkar telah lebih dulu mendaftar di internalnya, dan PDIP yang kedua tempatnya mendaftar.

"Saya berharap besar Partai Golkar dapat memberikan rekomendasi kepada saya yang telah menjadi kadernya dari tahun 2009 lalu dan semoga saja kedua Partai tempat saya mendaftar ini bisa berkoalisi. politik ini kan dinamis bisa saja terjadi bisa saja tidak terjadi tergantung keputusan Ketua Partai Politik," tuturnya. (Rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL