Ketua Apdesi Babar Sebut Bupati Markus Tidak Berani Ambil Keputusan

Chairul Aprizal    •    Senin, 02 Desember 2019 | 23:03 WIB
Lokal
RDP para Kades dan DPRD Babar. (Chairul/wowbabel)
RDP para Kades dan DPRD Babar. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Ketua Apdesi Kades Air Belo Beni Asbandi menyatakan dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) dengan komisi I DPRD di Gedung Mahligai Betason bahwa Bupati Bangka Barat Markus tidak berani dalam mengambil keputusan.

"Jawaban yang disampaikan oleh pak Bupati itu menurut saya pribadi, itu tanpa alasan yang jelas yang memadai langsung tidak bisa," ujar Beni.

Pasalnya permintaan para Kades Se-Kabupaten Bangka Barat ini adalah percepatan Pilkades 2020, Tunjangan Purnabakti, THR, dan Kendaraan Operasional.

"Kawan-kawan (Kades-red) yang di dua puluh dua desa ini akan berakhir di bulan Desember disebutkan tadi, dan kami mohon kalau memang ini mau diperjuangkan, perjuangkanlah sehingga kawan kawan yang dua puluh dua desa tadi habis ini purnabaktinya akan dapat di tahun ini pak," tegasnya.

Ketua Apdesi Babar ini menyebutkan sebelum datang ke RDP sudah mendapat telepon dari Bupati Bangka Barat.

"Kalau sudah ada gejolak-gejolak gini baru pak bupatinya itu nge bel, bukan sehari dua hari masalah ini, pak Alha Agus katanya keberanian pak Bupati, saya anggaplah dalam kesempatan ini pak Bupati nya tidak berani," tukas Beni.

"Kami anggap pak Bupati hari ini tidak berani, jadi kami mohon untuk keberanian bapak bapak disini untuk bantu kami mengetuk hati pak Bupati, kira-kira begitu," tuturnya. (Rul/wb)