Tidak Dapat Purnabakti, Kades Kapit Singgung Wakil Markus

Chairul Aprizal    •    Senin, 02 Desember 2019 | 22:53 WIB
Lokal
Rapat Dengar Pendapat Kades dan DPRD Babar. (Chairul/wowbabel)
Rapat Dengar Pendapat Kades dan DPRD Babar. (Chairul/wowbabel)

MUNTOK, www.wowbabel.com - Kades Kapit Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat Deni Ferdian merasa telah dilecehkan sebagai Pimpinan perangkat Desa.

"Kenapa tidak, purnabakti kami tidak mendapatkan, tunjangan kami selaku pemegang kekuasaan di Desa itu dihapuskan dengan terbitnya Perbup 2019," ungkapnya pada forum RDP Kepala Desa, Komisi I, dan OPD terkait Pemkab Bangka Barat, Senin (02/12/2019).

"Jangankan mengharapkan purnabakti terlalu jauh sekarang hak kami untuk mendapatkan tunjangan itu juga dihapuskan," kata Deni.

Kades ini menyebutkan hal tersebut pernah disampaikan langsung ke Bupati Bangka Barat tapi masih belum mendapatkan titik terang.

"Kami ingin menyampaikan ke pak Wakil Bupati, pak Wakil Bupati tidak ada, jadi Bangka Barat itu tidak bisa berjalan sendiri harus ada wakil Bupati," ujarnya.

Kades Kapit malah mengkaitkan persoalan tidak ada kesejahteraannya karena juga kesulitan untuk menyampaikan ke Kepala daerah yang tidak memiliki Wakil Bupati.

"Mungkin dengan adanya wakil Bupati ada masukan ini itu pergunakan, pertimbang masalah Perbup dan atau mengawasi yang seperti di Belitung Timur," cetusnya.

Kades Kapit mengungkapkan Belitung Timur bisa menerapkan regulasi tunjangan purnabakti bagi Kades maka Bangka Barat pun dikatakannya harus bisa.

"Maaf sebelumnya saya habis masa jabatannya 31 Desember tapi saya berjuang demi teman-teman yang ada disini biarlah saya menjadi korban harapan



1   2