Yuslih : Jika Memungkinkan Tunjungan Guru Bisa Dinaikkan

Bupati Beltim, Yuslih Ihza. (Fauzi Akbar/diskominfo)
Bupati Beltim, Yuslih Ihza. (Fauzi Akbar/diskominfo)

BEKASI, www.wowbabel.com - Bupati Beltim Yuslih Ihza memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi guru-guru khususnya yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Beltim atas peran dan kinerjanya selama ini. PGRI Kabupaten Beltim kata Yuslih, adalah pihak yang paling berjasa atas penghargaan yang diperoleh.

"Saya sangat berterima kasih dengan guru-guru serta PGRI Kabupaten Beltim, karena merekalah yang menilai selama ini. Saat audiensi, dengan saya mereka menyatakan inisiasinya untuk mengusulkan penghargaan, mereka semua juga yang mengurus. Jadi bukan karena permintaan saya," ucap Yuslih.

Yuslih juga berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menyatakan akan terus berkomitmen penuh mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Beltim. Ia meminta kepada seluruh guru yang ada di Kabupaten Beltim untuk tetap berdedikasi mengabdikan diri mencerdaskan anak-anak di Kabupaten Beltim.

“Guru adalah profesi mulia, mudah-mudahan profesi guru akan tetap eksis berkibar. Mereka ‘Pahlawan Tanpa Tanda Jasa’, jadi walaupun belum memperoleh penghargaan seperti tadi, tapi ilmu yang mereka berikan adalah amal jariah yang tidak pernah putus,” puji Yuslih.

Terkait permintaan PGRI Beltim untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan kemampuan SDM Guru yang ada, Yuslih mengatakan siap untuk mengakomodir sepanjang kondisi keuangan dan aturan memungkinkan.  

“Jadi kalau soal duit (kenaikan-red) tunjangan guru, aku tidak keberatan asal keuangan daerah mampu, terus juga aturan memperbolehkan. Kalau untuk peningkatan SDM, ada guru yang hanya S1 mau ke S2 atau pelatihan, kita siap support,” kata Yuslih.

Penghargaan Dwija Praja Nugraha merupakan apresiasi tertinggi dari guru yang tergabung dalam PGRI, diberikan kepada kepala daerah yang punya komitmen tinggi memajukan kualitas pendidikan dan mengupayakan peningkatan kesejahteraan guru.

Tahun 2019 ini PB PGRI memberikan penghargaan bagi 22 orang kepala daerah, dua Gubernur dan 20 Bupati/Walikota se-Indonesia. Bupati Beltim merupakan satu-satunya kepala daerah di Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung yang menerima. (Fa/db)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL