BPJ: Eksportir Lada Tidak Usah Ngambek

Jurnalis_Warga    •    Rabu, 04 Desember 2019 | 14:03 WIB
Nasional
Anggota DPR RI asal Bangka Belitung, Bambang Patijaya saat menerima staf khusus Gubernur Bangka  Belitung, Zaidan.(ist)
Anggota DPR RI asal Bangka Belitung, Bambang Patijaya saat menerima staf khusus Gubernur Bangka Belitung, Zaidan.(ist)

JAKARTA,www.wowbabel.com  - Anggota Komisi VI DPR RI Bambang Patijaya (BPJ) belakangan ini memerhatikan pemberitaan mengenai perladaan di Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang cukup serius untuk diselesaikan secara bersama antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Baca Juga: IG Lada Putih Muntok Digunakan Eksportir Luar Bangka Belitung

"Jadi dua hari belakangan ini saya mengikuti pemberitaan di Babel tentang perladaan. Pada RDP yang dilakukan di DPRD Prov Babel kemarin tanggal 2 Desember, semua stake holder perladaan Babel diundang oleh DPRD Babel untuk saling sharing tentang permasalahan yang dihadapinya," ujarnya di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Dia menjelaskan, menariknya ketika ada seorang eksportir lada dari Belitung mengatakan jika mereka dipersulit, mereka akan berhenti membeli lada dari masyarakat. Pernyataan ini, tentu agak sedikit emosional, mari disikapi dengan kepala dingin.

"Kalau saya menanggapinya, kawan-kawan eksportir lada tidak usah ngambek dengan menggertak begitu, nanti rugi sendiri. Karena pelanggannya nanti pindah jual lada ke resi gudang yang diinisiasi oleh Pemprov, toh ada pemain besar lada juga di belakang resi gudang," ungkapnya.

Bahkan pria yang akrab disapa BPJ itu mengungkapkan, jika para pemain lada yang ribut, nanti petani lada Babel yang semakin menderita.

"Saya



1   2      3      4