Bulog Subdivre Kesulitan Salurkan Beras Bulog

Endi    •    Rabu, 04 Desember 2019 | 07:35 WIB
Lokal
Stok beras di Gudang Bulog Bangka Kawasan Selindung Pangkalpinang.(dag/wb)
Stok beras di Gudang Bulog Bangka Kawasan Selindung Pangkalpinang.(dag/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Bulog Subdivre Bangka masih mengalami kesulitan untuk menyalurkan stok beras yang mengalami penumpukan.

Hal ini disebabkan rendahnya penyerapan program bantuan pangan non tunai (BPNT) Bangka Belitung, yang hanya berkisar 40 persen atau sebesar 120 ton per bulan, sementara cadangan beras medium di Gudang Bulog Selindung saat ini mencapai 1.200 ton.

Kepala Bulog Subdivre Bangka, Taufiqurokhmah mengatakan, walaupun khusus untuk wilayah Pulau Bangka ancaman stok beras membusuk di gudang belum ada, namun secara nasional cadangan beras Bulog saat ini mencapai 2,5 juta ton yang harus segera disalurkan.

Kondisi Bangka relatif aman karena pasokan beras baru akan datang dari Gudang Bulog Pusat, saat ada permintaan dari Bulog daerah, sehingga tidak terjadi penumpukan stok beras berlebihan di gudang Bulog yang berada di kawasan Kelurahan Selindung, Kota Pangkalpinang ini.

"Harapan kita minimal 70 persen, mengingat stok beras kita di gudang Bulog di seluruh Indonesia cukup besar sekali yaitu sekitar 2,5 juta ton," kata Taufiqurokhmah, kepada wartawan, Selasa (3/12/2019).

Program bantuan pangan non tunai yang digadang-gadang menjadi ujung tombak penyerapan beras Bulog, ternyata dalam pelaksanaannya sebagian besar e-warung yang masih memilih mengambil beras dari penyalur swasta, walaupun tidak ada perbedaan signifikan terkait kualitas maupun harga.

Dari 200 lebih e-warung yang ada di Bangka, jelas



1   2