IG Lada Putih Muntok Digunakan Eksportir Luar Bangka Belitung

Firman    •    Rabu, 04 Desember 2019 | 13:52 WIB
Lokal
IG lada putih muntok yang digunakan oleh perusahaan di luar Bangka Belitung.(ist)
IG lada putih muntok yang digunakan oleh perusahaan di luar Bangka Belitung.(ist)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com  -- Indeks Geografis  (IG) Muntok White Pepper (Lada Putih Muntok) menentukan reputasi komuditas lada banyak digunakan oleh eksportir di luar Bangka Belitung. Diantaranya oleh perusahaan dari Kalimantan dan Jakarta untuk memgekspor lada.

Baca Juga: IG Lada Putih Dimiliki BP3L, Tidak Bisa Diintervensi Pemerintah

"Kita prihatin saja kalau IG lada putih Muntok ternyata banyak digunakan perusahaan di luar Bangka Belitung. Salah satunya perusahaan dari Kalimantan, ada  juga sudah mendapat izin eksportir dari Jakarta untuk mengekspor lada dengan IG lada putih Muntok," kata Saparudin, Dirut BUMD Provinsi Bangka Belitung, Rabu (4/12/2019)

Menurut Saparudin jika IG lada putih Muntok digunakan para eksportir di Indonesia sudah ada jaminan kalau lada yang diekspor benar-benar berasal dari Babel seharusnya memberikan dampak kepada petani lada di Babel. Karena IG banyak digunakan di luar Babel untuk mempermudah pengawasan dan transparansi, Gubernur Babel mengusulkan untuk ekspor lada dari Bangka atau Belitung.

Menanggapi penggunaan IG lada putih Muntok oleh perusahaan di luar Babel,   Riyaldi, Ketua Asosiasi IG Indonesia saat rapat dengan DPRD Babel, Senin (2/12/2019) mengatakan jika IG lada putih Muntok bisa dimiliki pengusaha atau eksportir dari manapun selama yang menggunakan IG memenuhi syarat dan ketentuan.  Bahkan lada putih Muntok dengan kualitas terbaik wajib diketahui dunia. 

"Bahkan tidak hanya Kalimantan, di Eropa pun ada orang yang boleh menggunakan lada putih Muntok karena ini adalah terbaik. Tentu dengan syarat kalau pengguna yang memikiki izin bahwa barang itu betul-betul dari Bangka Belitung.  Semua jual lada putih Muntok asli dari Bangka Belitung," ujar Riyaldi.

Dia menambahkan jika IG lada putih Muntok yang sertifikatnya dikeluarkan Kementerian Hukum dan HAM adalah kepada pemohon yakni Badan Penelitian, Pengelolaan dan Pengembangan Lada (BP3L)  yang berdiri tahun 2009 kemudian dikuatkan dengan akte notaris tahun 2010.

BP3L yang memegang sertifikat IG lada putih Muntok bertugas memberikan service kepada anggota bukan memperdagangkannya.

 "Hanya memberi jaminan bahwa barang keluar dari anggota betul berasal dari daerah, dalam hal ini adalah Bangka Belitung," ujar Riyaldi.(fn/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL