Jokowi Khawatir Jika Golkar Pecah Lagi Ganggu Stabilitas Politik

Tim_Wow    •    Rabu, 04 Desember 2019 | 08:08 WIB
Nasional
Presiden RI Joko Widodo.(ist)
Presiden RI Joko Widodo.(ist)

JAKARTA ,www.wowbabel.com -- Presiden Joko Widodo mengapresiasi kondisi Partai Golkar yang kondusif pada Musyawarah Naaional (Munas) X. Sebab Jokowi tidak menginginkan terpecahnya Golkar karena akan mengganggu stabilitas politik Nasional.

Harapan Jokowi terhadap Golkar disampaikan saat membuka Munas X Partai Golkar yang dihelat di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Jakarta, pada Selasa (3/12/2019).

Dalam sambutannya, Jokowi menuturkan, stabilitas politik di suatu negara itu penting karena jika terjadi destabilisasi politik maka akan berimbas pula pada perekonomian negara tersebut. Presiden memberikan contoh situasi di beberapa negara, misalnya Hong Kong, di mana terjadi demonstrasi yang telah berlangsung kurang lebih lima bulan dan tidak kunjung usai hingga saat ini.

"Di Chili juga sama, kenaikan biaya transportasi hanya 4 persen menjadi gelombang yang begitu besarnya dan mengganggu stabilitas ekonomi di negara itu. Kita tidak mau. Kita sekarang ini, posisi ekonomi kita dibandingkan negara-negara lain ya patut kita syukuri, alhamdulillah bisa di atas 5 persen," kata Jokowi.

Menurut Presiden, jika stabilitas politik di Indonesia goyang sedikit saja, maka akan sangat berbahaya karena hal tersebut menyangkut kepercayaan kepada Indonesia sendiri. Jika stabilitas politik Indonesia tidak baik, maka tidak akan ada yang mau berinvestasi ke Indonesia.

"Investasi itu akhirnya ke mana sih? Banyak berbicara iklim investasi, investasi, menarik



1   2      3