Winda: Tunjangan Kades Bukan Dihapus Tapi Diubah

Chairul Aprizal    •    Rabu, 04 Desember 2019 | 14:56 WIB
Lokal
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa, Winda.(rul/wb)
Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa, Winda.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com --  Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Bangka Barat menyatakan jika tunjangan para kades bukan dihapus tapi diubah menjadi honorarium.

Baca Juga: Tidak Dapat Purnabakti, Kades Kapit Singgung Wakil Markus

Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa, Winda menyebutkan protes yang disampaikan para kades pada RDP (Rapat Dengar Pendapat) kemarin tentang tunjangan karena adanya kesalahpahaman dalam menafsirkan aturan.

"Iya itu karena adanya kesalahpahaman, jadi tunjangan itu bukan dihapus karena mereka hanya melihat poin A tertulis dihapus tapi tidak melihat poin lainnya yang disebutkan namanya menjadi honorarium," jelas Winda saat ditemui, Rabu (4/12/2019).

Baca Juga: Kades di Babar Minta Uang Purnabakti, Mobil Dinas, THR, dan Percepatan Pilkades

Winda menyebutkan justru berubahnya tunjangan menjadi honorarium malah semakin besar pendapatan kades se-Kabupaten Bangka Barat tiap bulannya.

"Perubahan yang diatur dalam Permendagri nomor 20 tahun 2018. Kalau untuk Kades itu saja, siltap saja sekitar 700 ribu, tunjangan jabatan dan untuk honorarium mengelola PKPKD (Pemegang Kekuasaan



1   2      3