Kasus Penyerangan Wagub dan Satpol PP Berakhir Damai

Firman    •    Rabu, 18 Desember 2019 | 19:36 WIB
Lokal
Kapolres Belitung, AKBP Ari Mujiono. (Firman/wowbabel)
Kapolres Belitung, AKBP Ari Mujiono. (Firman/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Kasus penyerangan penambang terhadap Wakil Gubernur (Wagub) Babel Abdul Fatah dan sejumlah anggota Satpol PP Provinsi Bangka Belitung, saat melakukan razia tambang ilegal di kabupaten Belitung berakhir damai.

Kapolres Belitung, AKBP Ari Mujiono mengatakan, kedua belah pihak sudah melakukan mediasi, di kantor Bupati Belitung, Selasa (17/12/2019) dan masing-masing pihak telah mencabut laporannya di kepolisian.

"Mediasi itu di kantor bupati, bupati memfasilitasi antara kedua belah pihak, dan mereka pun sudah mencabut laporannya," ungkap AKBP Ari Mujiono kepada sejumlah wartawan, usai menghadiri acara Rakor Lintas Sektoral Bidang Operasional dalam rangka persiapan Operasi Lilin Menumbing 2019 di Gedung Tribrata Mapolda Babel, Rabu (18/12/2019).

"Perdamaian kasus tersebut pun, karena keinginan dari kedua belah pihak, dan mereka pun tidak ada dorongan dari manapun, mereka sudah sepakat untuk berdamai," terang Kapolres.

Baca juga : Didit Minta Tuntaskan Kasus Rusuh di Sijuk

Ditambahkan Ari, untuk aktivitas penambangan di lokasi kerusuhan sudah tidak ada dan sudah bersih dari tambang-tambang.

"Sudah tidak ada lagi penambangan di daerah itu, kita sudah mengecek ke lokasi tersebut beberapa waktu lalu," imbuhnya.

Baca juga : DPR RI Dorong Polda Lakukan Lidik dan Sidik Kasus Penyerangan Wagub Babel

AKBP Ari Mujiono meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pertambangan ilegal lagi di kawasan tersebut.

"Nanti jika masih ada aktivitas pertambangan di lokasi itu, akan kita tangkap karena itu merupakan kawasan hutan lindung, dan kedepannya kita berharap selalu ada koordinasi dengan pihak terkait setiap penertiban tambang-tambang ilegal," terang Kapolres Belitung AKBP Ari Mujiono.

Baca juga : Hudarni : Jangan ada Digali, Sudah itu Selesai Ditinggalkan. tidak Bisa!

Sebelumnya, Sabtu (2/11/2019) sebanyak 100 personil Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bersama Wakil Gubernur melakukan razia tambang ilegal di kawasan Geosite desa Sijuk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, diserang penambang.

Akibatnya, sejumlah kendaraan operasional petugas termasuk mobil dinas Wakil Gubernur rusak parah. Tak cuma itu, sejumlah personil Satpol PP pun turun menjadi korban.

Baca juga : Rusuh Sijuk, Penampung Timah dan Saptpol PP Juga Ditindak

"Pak wagub memang ikut dalam operasi itu beliau yang memimpin, tetapi beliau tidak kena pukul, jadi tolong jangan sebar informasi hoaks gitu lah," kata Gubernur Babel, Erzaldi Rosman, Sabtu (2/11/2019). (firman/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL