Kondisi Desa Batu Belubang Sudah Kondusif

Firman    •    Minggu, 22 Desember 2019 | 18:52 WIB
Lokal
Aparat kepolisian beristirahat siang di kantor desa Batu Belubang. (Firman/wowbabel)
Aparat kepolisian beristirahat siang di kantor desa Batu Belubang. (Firman/wowbabel)

PANGKALAN BARU, www.wowbabel.com - Kondisi desa Batu Belubang, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, saat ini sudah mulai aman dan terkendali, pasca terjadinya penusukan terhadap dua warga Batu Belubang, oleh dua orang tak dikenal, Sabtu (21/12/2019) sore.

Kabag Ops Polres Pangkalpinang Kompol Jadiman Sihotang mengatakan, saat ini kondisi sudah aman terkendali, dan masyarakat bersama tokoh masyarakat pun sudah tenang.

"Kondisi sudah aman dan kondusif, karena kita Polres Pangkalpinang bersama dengan anggota TNI dari Kodim 0413/BKA, dari semalam sampai saat ini masih tetap berjaga-jaga," ungkap Kabag Ops Polres Pangkalpinang, Minggu (22/12/2019) di kantor desa Batu Belubang.

Selain itu, aparat juga  memberikan arahan kepada masyarakat dan tokoh masyarakat Batu Belubang, untuk tetap tenang, dan jangan terpancing isu-isu yang belum tentu benar.

"Kita tetap imbau masyarakat Batu Belubang, agar tetap tenang jangan mudah terpancing isu-isu yang berkembang," kata Jadiman.

Jadiman juga menjelaskan, semalam sebagian warga Selapan, sudah diungsikan ke Polres, untuk menghindari hal-hal yang anarkis oleh warga terhadap warga Selapan.

"Sebagian warga Selapan, sudah kita ungsikan di Polresta dan KPAI, karena sebagian juga ada anak-anak," kata Kompol Jadiman.

Jadiman juga menyampaikan, untuk saat ini belum bisa memastikan pelaku warga Selapan atau pun yang lainnya.

"Kita pun belum bisa mengatakan warga mana, karena pelaku belum ketangkap dan saat ini keduanya masih kita cari keberadaannya," tutup Jadiman.

Sementara itu Kepala desa Batu Belubang, Wasih Tri Wulandari berharap kepada warganya untuk tetap tenang.

"Kita sudah imbau kepada masyarakat, agar tetap tenang dan bersabar dan kita serahkan penangan kasus ini ke pihak Kepolisian, saya juga belum tahu pelakunya dari Selapan atau dari mana karena polisi lah yang lebih paham menyelidiki ini," kata Wasih Tri Wulandari.

Ditambahkannya, kedepannya akan lebih memperketat setaip masyarakat dari luar yang ada di Batu Belubang ini.

"Sebelum-sebelumnya juga kami sudah rapat dengan RT, agar lebih selektif lagi setiap warga yang datang ke sini, apalagi yang tinggal di kontrakan," tegas Wasih.

Wasih Tri Wulandari juga menjelaskan, sudah beberapa kali melakukan pendataan terhadap warga pendatang.

"Cuma yang jadi masalahnya itu, warga yang datang dan mengontrak disini, di  data ada seminggu kemudian, sudah menghilang dan pindah lagi ke kontrakan lain," tutur kepala desa Batu Belubang. (Firman/wb)



MEDSOS WOWBABEL