Sudah Dua Minggu Nozel di SPBU Pal 3 Disegel

SPBU 24.333.128 Pal 3 Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat.(rul/wb)
SPBU 24.333.128 Pal 3 Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Kabupaten Bangka Barat melakukan penyegelan terhadap SPBU 24.333.128 Pal 3 Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat.

"Surat dari direktorat metrologi, kami memang tiap tahun melakukan pengawasan SPBU di jalur Mudik," ucap Kabid Perdagangan Pemkab Bangka Barat, Miwani, dikonfirmasi di kantornya, Selasa (31/12/2019).

Miwani menyebutkan berdasarkan Undang-undang 23 tahun 2014 urusan kemetrologian satuan ukuran, barang dalam keadaan terbungkus yang semula urusan provinsi sekarang menjadi urusan pemerintah kabupaten/kota.

"Mulai Tahun 2018 itu dengan alat-alat yang ada mengajukan untuk melaksanakan tera ulang sendiri tidak semua kewenangan dikasih untuk mengantisipasi, jadi Pemkab  Bangka Barat boleh kerjasama. Kita kerjasama dengan Pemkot Pangkalpinang kebetulan Pangkalpinang merupakan loko pelimpahan," terang Miwani.

Kabid Perdagangan mengatakan penyegelan tersebut dilakukan sudah sejak bulan awal Desember 2019 dan sudah sekitar dua minggu.

"Nah kami lakukan penyegelan terhadap satuan ukuran, berhubung kami belum mempunyai PPNS Pengawas Kemetrologian, sudah kami sampaikan ke direktorat terkait penghentian sementara," tutur Miwani.

Miwani menjelaskan ini agenda rutin tahunan di jalur mudik namun baru tahun ini ada SPBU yang dilakukan penyegelan.

"Yang kami awasi kemarin itu SPBU Pal 3, SPBU Kampung Jawa, SPBU Pal 6, SPBU Kelapa ada dua  dan SPBU  Simpang Ibul. Tapi yang disegel cuma SPBUPal 3," tegas Miwani.

"Masalahnya karena saat kami lakukan pengawasan satuan ukuran itu diluar batas toleransi, kan kalau nozel isi itu tidak mesti satu liter pasti kurang dikit. Tapi itu sudah melebihi batas maksimal dari 100 mili per 20 liter batas maksimal toleransi," ungkap Miwani.

Miwani menerangkan penyegelan dilakukan cuma pada nozel yang diikat tapi memiliki dasar hukum yang kuat.

"Yang disegel itu kemarin Bio Solar 2 nozel dan Premium 1 nozel. Belum tahu sampai kapan, tapi kami nunggu surat dari direktorat ketika jawabannya nanti pembinaan ya kita tera ulang lagi dan pihak terkait juga wajib buat surat pernyataan," tukas Miwani.(rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL