Menakar Kekuatan Inkumben Markus di Pilkada 2020

Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Cendekiawan sekaligus Doktor Ilmu Politik Bangka Belitung berpendapat bahwa kekuatan inkumben Bupati Bangka Barat Markus dalam Pilkada 2020 nanti masih terbilang relatif jika saat ini dibilang sebagai kandidat yang paling kuat dalam hal materi maupun kesempatan.

"Menyoal peluang Markus sebagai inkumben saya kira akan sangat relatif. Tapi dugaan saya beliau akan dihajar dengan isu identitas dan ini akan menjadi pekerjaan tersendiri yang sulit diatasi" ucap DR Ibrahim seorang akademisi ilmu politik sekaligus pengamat politik di Provinsi Bangka Belitung, Rabu (1/1/2020).

Bupati Bangka Barat Markus yang saat ini sedang berada dalam tampuk kekuasaan di Kabupaten Bangka Barat dilihat untuk meruntuhkan elektabilitasnya adalah dengan menjual isu politik identitas yang dianggap akan laris dijual.

"Di tengah masih kencangnya pengelompokkan identitas, isu ini bisa berbahaya bagi elektabilitasnya. Meski demikian, saya melihat bahwa pada beberapa tempat isu etnisitas dan agama juga tidak terlampau laku dijual" katanya.

"Belitung dan Belitung Timur setidaknya membuktikan bahwa identitas pada akhirnya bisa dikesampingkan," imbuh Doktor Ibrahim.

Disamping rasa penasaran masyarakat Bangka Barat, Doktor Ibrahim menerawang bahwa sosok yang nanti ujung-ujungnya muncul tetap tidak akan terlepas dari latar belakang figur.

"Pilkada menurut saya pada akhirnya tidak lepas dari figuritas. Artinya, jika seorang kandidat bisa memainkan peran komunikasi publik yang baik, maka ialah yang akan menjadi pemenang," tutur Ibrahim.

"Sebagai incumbent, peluang Markus tentu saja besar. Ia telah bekerja dan berbuat, memiliki jejaring yang sudah tertata rapi, dan tentu saja memiliki sumber daya yang lebih besar," terang akademisi ini.

Kata Ibrahim, seorang inkumben akan sulit ditumbangkan karena telah berbuat nyata akan tetapi jika tidak mampu mengelola sumber daya maka akan mudah dinilai dan ujungnya gagal terpilih.

"Tapi itupun akan sangat tergantung bagaimana lincah ia memainkan peran itu selama ini," kata Ibrahim.

Menurut Ibrahim, Bangka Barat adalah daerah yang masih landai dan bisa membuka kemungkinan berbagai calon untuk berkompetisi.

"Saya melihat bahwa peluang kompetitor akan terbuka sejauh bisa memanfaatkan momentum berkomunikasi kepada publik dengan baik," tukas Ibrahim.(rul/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL