Sebelum Disahkan, Draft Raperda RZWP3K Akan Dibawa ke FGD

Firman    •    Senin, 06 Januari 2020 | 21:46 WIB
Lokal
Demo penolakan KIP di Pantai Matras beberapa waktu Lalu di kantor DPRD Babel. (Firman/wowbabel)
Demo penolakan KIP di Pantai Matras beberapa waktu Lalu di kantor DPRD Babel. (Firman/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Ketua DPRD Bangka Belitung (Babel) Didit Srigusjaya  berharap, permasalahan pro dan kontra terhadap penetapan tata ruang dalam Perda RZWP3K, dapat diselesaikan secara tepat dengan mengedepankan aspirasi masyarakat.

Didit mengatakan, kalau pihaknya bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov Babel) telah berkunjung ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengetahui kejelasan Raperda RZWP3K dari draf sementara yang disampaikan.

"Ini juga tindak lanjut dari penundaan pengesahan paripurna RZWP3K yang dijadwalkan pada 30 Desember 2019 lalu," kata Didit, Senin (6/1/2020) di ruangannya.

Ditambahkan Didit, dalam pertemuan tersebut, pihaknya diterima langsung oleh Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP RI.

"Pihaknya telah menerima penjelasan bahwa Perda RZWP3K saat ini tinggal menunggu tanda tangan dari Menteri Kelautan Perikanan, terutama dalam Pasal 32, dan Pasal 32 itu sudah ditandatangani oleh para direktur, tinggal ditanda tangan oleh Menteri," terangnya.

Selain itu, setelah Pasal 32 itu sudah ditandatangani oleh Menteri Kelautan, nantinya akan diselenggarakan Focus Group Discussion (FGD) yang merupakan domainnya dari pihak eksekutif dalam hal ini Gubernur Babel. 

"Setelah Pasal 32 masuk Pasal 33, sebelum ditandatangan pasal 33 penutup ini akan ada FGD," terangnya.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL