Kapolres Basel Prihatin Lihat Gunung Muntai Babak Belur Digarap Tambang

Aston    •    Senin, 13 Januari 2020 | 13:30 WIB
Lokal
Kapolres Basel bersama tim menindak tegas pelaku tambang ilegal di kaki Bukit Muntai. (Astoni/wowbabel)
Kapolres Basel bersama tim menindak tegas pelaku tambang ilegal di kaki Bukit Muntai. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- Kapolres Bangka Selatan (Basel) menyatakan prihatin melihat langsung kondisi kaki gunung Muntai rusak parah akibat dari aktivitas pertambangan timah ilegal. Kawasan hutan produksi tersebut porak poranda dan mengancam keasrian  lingkungan gunung Muntai dan sekitarnya termasuk Desa Keposang yang berada dibawah Gunung Muntai tersebut. 

"Saya lihat tadi tidak hanya merusak kawasan lereng gunung, tapi perkebunan warga juga terancam limbah tambang, ada kebun sahang dan karet juga, petani mulai resah," kata Kapolres Basel AKBP S Ferdinand Suwarji kepada wartawan saat memimpin giat pengamanan barang bukti mesin tambang, Senin (13/1/2020) pagi. 

Ativitas pertambangan timah ilegal itu sebelumnya sudah jadi target petugas saat Operasi Peti Menumbing pada akhir 2019 yang lalu. Hanya saja,  para penambang diduga mengetahui ada operasi penertiban tambang sehingga tidak ada aktivitas selama operasi berlangsung. 

"Saat operasi Peti kemarin tidak ada aktivitas lagi, baru beberapa hari ini kembali beraktivitas dan langsung kita lakukan penertiban," ujarnya.

Selain tidak mengantongi izin, kata Ferdinand, penertiban bertujuan menjaga kelestarian lingkungan kawasan Gunung Muntai. 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL