Pedagang Ini Kecewa Atas Tindakan Timgab

Dwi H Putra    •    Senin, 13 Januari 2020 | 20:12 WIB
Lokal
Akiam, warga desa Rebo Sungailiat. (Dwi HP/wowbabel)
Akiam, warga desa Rebo Sungailiat. (Dwi HP/wowbabel)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Akiam (34) warga Desa Rebo Kecamatan Sungailiat, mengaku sangat kecewa atas tindakan tim gabungan terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP Provinsi Babel dan Bangka, Polisi Kehutanan, Tagana Bangka serta pihak pemerintah kecamatan melakukan pembongkaran pondok ilegal milik warga yang berlokasi di kawasan hutan lindung sepanjang jalan lintas timur.

"Ya kecewa lah pak, sudah sekitar lima tahun kami berdagang disini, apalagi ini untuk memudahkan warga yang melintas dan warga sekitar mencari makanan," kata Akiam di Sungailiat, Senin (13/1/2020). 

"Dulu waktu jalan ini dilebarkan katanya tidak apa-apa, asalkan bangunan tidak permanen," ujarnya. 

Diakui Akiam, membuka warung pertama kali dengan modal pinjaman dan berhutang bahan bangunan terdiri dari kayu, papan dan lainnya. 

"Awalnya saja kami harus berhutang bahan bangunannya, tapi jika memang pimpinan menghendaki ditertibkan kami tidak melarang namun tidak ada pilih kasih dengan daerah lainnya," terang Akiam. 

Halaman