Saka Kalpataru Tanam Pohon di Sungai Upang

Dwi H Putra    •    Senin, 13 Januari 2020 | 21:06 WIB
Lokal
Persami Saka Kalpataru. (Dwi HP/wowbabel)
Persami Saka Kalpataru. (Dwi HP/wowbabel)

PUDING BESAR, www.wowbabel.com -- Perhimpunan Pramuka yang tergabung dalam Satuan Karya (Saka) Kalpataru melaksanakan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) di Sungai Upang Desa Tanah Bawah, sekaligus rangkaian dari peringatan Gerakan Sejuta Pohon Dunia dan Hari Lingkungan Hidup Indonesia.

Disamping melakukan perkemahan dilakukan juga edukasi dan pelestarian lingkungan dalam bentuk penanaman ratusan Pohon Jambu Ubak di tepian Sungai Upang, penanaman tersebut merupakan salah satu bentuk aksi nyata dalam menjaga dan merawat ekosistem khususnya tepian Sungai Upang.

"Persami merupakan agenda rutin bulanan tetapi yang menjadi spesial perkemahan kali ini yaitu bertepatan dengan rangkaian kegiatan peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon dan Lingkungan Hidup Indonesia," kata Ketua Saka Kalpataru, Yuli Tulistianto di Puding Besar, Senin (13/1/2020). 

"Memang kegiatan penanaman ini sesuai dengan tugas dari Saka Kalpataru yang berupaya untuk melakukan konservasi lingkungan, jadi kami sandingkan saja antara persami dengan gerakan menanam sejuta pohon dunia," ujarnya. 

Ditambahkannya berbagai materi terkait pelestarian lingkungan diberikan bagi para peserta, bahkan yang menjadi spesial perkemahan kali ini juga dihadiri salah satu peraih Penghargaan Kalpataru pada tahun 2015 silam yaitu Dian Rossana Anggraini dan turut memberikan edukasi serta motivasi kepada peserta kemah.

Sementara, Pamong Saka Kalpataru, Imam Sasmito, mengungkapkan perkemahan kali ini diikuti 72 orang peserta yang berasal dari anggota Saka Kalpataru, Saka Bayangkara, Bangka Flora Society dan Salam Upang.

"Peserta diwajibkan menanam pohon di tepian Sungai Upang, ini salah satu upaya kami mengedukasi generasi kedepan supaya bisa melestarikan alam," jelas Imam. 

Salah seorang peserta perkemahan, Eliya, mengaku senang dapat mengikut perkemahan kali ini, disamping menambah pertemanan juga meningkatkan wawasan khususnya terhadap lingkungan.

"Para peserta juga berkesempatan untuk memyusuri sungai menggunakan perahu dan menikmati keindahan Sungai Upang," papar Eliya. 

"Disini kami mendapatkan pembelajaran dari pemateri yang sangat berkompeten, sehingga meningkatkan pengetahuan kami tentang alam seperti berbagai macam jenis pohon beserta karakteristiknya dan bagaimana cara melestarikan lingkungan," pungkas siswi SMAN 1 Pemali tersebut. (Dwi HP/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE