Empat Pemilik Tambang di Gunung Muntai jadi Tersangka

Aston    •    Selasa, 14 Januari 2020 | 20:50 WIB
Lokal
Kapolres Basel mengecek tambang di Gunung Muntai. (Astoni/wowbabel)
Kapolres Basel mengecek tambang di Gunung Muntai. (Astoni/wowbabel)

TOBOALI, www.wowbabel.com - Polres Bangka Selatan (Basel) menetapkam para tersangka kasus tambang ilegal rambah kawasan Gunung Muntai di Desa Keposang, Kecamatan Toboali Bangka Selatan (Basel).

Kapolres Basel, AKBP S Ferdinand Suwarji mengatakan empat orang yang ditetapkan tersangka merupakan pemilik tambang. 

"Sebanyak empat orang telah ditetapkan tersangka, mereka ini selaku pemilik tambang," ujar AKBP Ferdinand, Selasa (14/1/2020). 

Keempat tersangka pemilik tambang itu, yakni Andi Susanto alias Aliong (41) warga Jalan Teladan Baru Toboali, Sailan alias Alit (40) warga Jalan Teladan Toboali, Deni Dermawan alias Ndut (33) warga Jalan Air Medang Toboali,  dan Jepri alias Aliung (33) warga Jalan Air Lingga Toboali.

Mereka disangkakan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

"Satu perkara dengan satu tersangka ditangani di Polsek Toboali, sementara dua perkara dengan tiga tersangka ditangani Polres," kata Ferdinand. 

Para pelaku tambang timah konvensional (TI) itu diamankan pada hari Minggu (12/1/2020). Saat itu pihak kepolisian melakukan operasi penertiban tambang timah ilegal di kawasan hutan produksi Gunung Muntai. Selain tak mengantongi izin alias ilegal, para penambang ini telah merambah lereng kaki Gunung.

Dalam operasi penertiban tersebut, polisi mengamankan barang bukti  sebanyak tiga unit mesin tambang. (Astoni/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE