Video : Berada di Kawasan HL, Warung Ini Dibongkar Paksa Petugas

Video pembongkaran warung di kawasan HL. (Dwi HP/wowbabel)

* Pedagang Ini Kecewa Atas Tindakan Timgab
* Warung Dibongkar Masuk Kawasan HL

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Akiam (34) warga Desa Rebo Kecamatan Sungailiat, mengaku sangat kecewa atas tindakan tim gabungan terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP Provinsi Babel dan Bangka, Polisi Kehutanan, Tagana Bangka serta pihak pemerintah kecamatan melakukan pembongkaran pondok ilegal milik warga yang berlokasi di kawasan hutan lindung sepanjang jalan lintas timur.

"Ya kecewa lah pak, sudah sekitar lima tahun kami berdagang disini, apalagi ini untuk memudahkan warga yang melintas dan warga sekitar mencari makanan," kata Akiam di Sungailiat, Senin (13/1/2020). 

"Dulu waktu jalan ini dilebarkan katanya tidak apa-apa, asalkan bangunan tidak permanen," ujarnya. 

Diakui Akiam, membuka warung pertama kali dengan modal pinjaman dan berhutang bahan bangunan terdiri dari kayu, papan dan lainnya. 

"Awalnya saja kami harus berhutang bahan bangunannya, tapi jika memang pimpinan menghendaki ditertibkan kami tidak melarang namun tidak ada pilih kasih dengan daerah lainnya," terang Akiam. 

Hal serupa disampaikan Ariance (30) warga Desa Rebo, yang berjualan dilokasi yang sama mengaku memang sudah ada surat peringatan sebanyak tiga kali disampaikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sigambir dan Kotawaringin. 

"Memang sudah tiga kali diperingatkan, tapi kami maunya diberikan waktu untuk minta izin kosonh ke pemilik lahan dibelakang warung ini," kata Ariance. 

"Jika dikasih kan kami bisa bongkar sendiri dan pindah ke belakang, tidak dilokasi ini lagi yang katanya masuk kawasan hutan lindung," paparnya. 

Kendati demikian tim gabungan dengan menggunakan satu unit alat berat tetap melakukan pembongkaran, pemilik warung hanya dengan wajah pasrah melihat kondisi pembongkaran. 

Reporter : Dwi HP
Editor : Dwi HP



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE