KH Said Aqil : Kyai NU Tak Ada yang Ajarkan Rakit Bom dan Mengkafirkan

Chairul Aprizal    •    Rabu, 15 Januari 2020 | 00:16 WIB
Nasional
Ketua PBNU Prof.Dr.KH.Said Aqil Siroj saat berkunjung ke Provinsi Bangka Belitung.(wb)
Ketua PBNU Prof.Dr.KH.Said Aqil Siroj saat berkunjung ke Provinsi Bangka Belitung.(wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Prof.Dr.KH.Said Aqil Siroj tegaskan kyai dari Nahdlatul Ulama tak satupun yang terlibat paham radikal.

Hal ini diungkapkan Said Aqil saat mengisi acara Tabligh Akbar pada pelantikan Ketua Umum PWNU Provinsi Bangka Belitung di Pondok Pesantren Hidayatussalikin Pangkalpinang, Selasa (14/01/2020).

Said Aqil juga menyampaikan jika para santri NU yang bertebaran di seluruh Indonesia dan pondok pesantren memiliki softskill selain daripada mengaji, ataupun baca Alquran.

"Jangan dikira santri itu hanya bisa tahlilan, tahlilan itu wajib, amaliyah itu wajib, tapi santri-santri NU berjasa besar membangun karakter, jati diri, ciri khas, budaya, kemajuan bangsa Indonesia," tutur Ketua PBNU ini.

Said Aqil menyatakan tidak ada satupun dari kaum Nahdlatul Ulama hingga kyai atau cendekiawan muslim yang terlibat dalam terorisme.

"Ada gak kyai di Babel ngajarin rakit bom, kalau di NU gak ada, tidak satupun kyai pesantren tidak ada yang terlibat radikal, ada gak di NU mengkafirkan, di NU gak ada," imbuh Said Aqil.

Said Aqil Siroj menambahkan NU yang dibangun oleh Mbah Hasyim Asy'ari prinsipnya adalah tawasut dan tasamuh.(rul/wb)

Halaman