Lapas Sungailiat Dicanangkan Lapas Minimum Security

Dwi H Putra    •    Kamis, 16 Januari 2020 | 15:10 WIB
Lokal
Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Anas Saeful Anwar Bc,Ip, Msi.(dwi/wb)
Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Anas Saeful Anwar Bc,Ip, Msi.(dwi/wb)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com -- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Sungailiat dicanangkan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM) sebagai lapas terbuka atau minimum securitysecurity untuk warga binaan.

"Sungailiat termasuk dicanangkan sebagai lapas terbuka atau minimum security untuk warga binaan, yang mana tujuannya mengembalikan warga binaan menjadi taat hukum dan mandiri," kata Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum-HAM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Anas Saeful Anwar Bc,Ip, Msi saat serah terima jabatan Kalapas Klas IIB Sungailiat, Kamis (16/1/2020).

"Tanpa pembekalan yang baik didalam lapas, setelah keluar warga binaan bisa kembali lagi ke perbuatannya lamanya," ujarnya.

Dijelaskannya mutasi dan rotasi serta promosi jabatan itu hal biasa, apalagi tanpa ada mutasi dan rotasi kepemimpinan itu akan bosan sehingga perlu hal itu dilaksanakan setiap organisasi pemerintahan.

"Supaya timbul ide baru di tempat tugas yang baru nantinya, jika sudah kelamaan maka ide nya sudah habis," jelas Anas.

Selaku pimpinan mengucapkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Bangka atas dukungan kepada Lapas IIB Sungailiat, sehingga segala kegiatan berjalan dengan baik.

"Kepada Kalapas IIB Sungailiat yang lama terima kasih atas kinerjanya selama ini, sedangkan kepada Kalapas IIB Sungailiat yang baru selamat datang dan diharapkan dapat segera berbaur serta berkomunikasi dengan pegawai disini," papar Anas.

"Lapas IIB Sungailiat ini sudah bagus dan diteruskan, yang kurang bagus diperbaiki dan ditingkatkan, tidak ada ego pribadi dalam menjalankan tugas," pungkasnya.

Sementara, Wakil Bupati Bangka, Syahbudin Sip, menjelaskan sebagai abdi dan pelayan masyarakat untuk dapat meningkatkan etos kerja, sehingga berhasil maksimal untuk melakukan pencapaian yang lebih baik.

"Seseorang tidak dapat bertahan ditempat yang sama, tidak ada kehidupan yang didapatkan lebih baik sehingga hal itu didapatkan dengan perpindahan atau hijrah," kata Syahbudin.

"Kami dari Pemkab Bangka mengucapkan terima kasih dan selamat bertugas di tempat baru kepada Pak Fauzol Ansori dan selamat datang bertugad kepada Pak M Akhyar di Sungailiat," ujarnya.

Ditambahkan Syahbudin dalam merehabilitasi prilaku dan sikap mental warga binaan tidak dapat dilakukan lapas sendiri tapi memerlukan sinergitas dan komitmen dengan instansi lainnya di Kabupaten Bangka.(dwi/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL