Menara Disegel Pemkab Basel, PT XL Axiata Merugi

Aston    •    Selasa, 21 Januari 2020 | 19:56 WIB
Lokal
Penyegelan salah satu BTS provider seluler milik PT XL Axiata Tbk di Bangka Selatan.(astoni/wb)
Penyegelan salah satu BTS provider seluler milik PT XL Axiata Tbk di Bangka Selatan.(astoni/wb)

TOBOALI, www.wowbabel.com -- PT XL Axiata Tbk mengaku menjadi korban serta pihak yang paling dirugikan akibat penyegelan serta penghentian sementara operasional menara base traceiver station (BTS) di Desa Rindik Kecamatan Toboali Bangka Selatan (Basel) oleh pemerintah daerah Basel.

Supervisor XL Area Bangka Jose Renate Sihombing mengatakan, saat ini jaringan XL mati akibat penyegelan tersebut sehingga mengakibatkan pelayanan XL kepada pelanggan terganggu. 

"BTS XL yang disegel berdampak sinyal XL mati dan pelayanan sinyal bagi pengguna  XL juga jadi terganggu, ini jelas sangat merugikan XL tentunya," kata Jose kepada www.wowbabel.com, Selasa (2/1/2020).

Menurutnya, PT XL Axiata telah melaporkan perihal tersebut serta mendesak PT. Gihon  untuk segera menyelesaikan kewajiban kepada pemerintah Bangka Selatan. 

"Kami sudah melaporkan dan mendesak  pihak PT Gihon  segera ditindaklanjuti penyelesaian retribusi ke Pemda Basel dan pihak Kominfo," imbuhnya. 



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE