Dua Tahun Jadi Buron, Begal Dihadiahi Timah Panas

Tim_Wow    •    Rabu, 22 Januari 2020 | 14:27 WIB
Lokal
Pelaku begal yakni, Reval Andrean duduk manis di kursi roda.(dag/wb)
Pelaku begal yakni, Reval Andrean duduk manis di kursi roda.(dag/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Reval Andrean duduk manis di kursi roda dengan reaksi sesekali mengernyitkan jidat,  lantaran menahan sakit saat dibantu polisi mendorongnya ke ruang Jatanras Polda Bangka Belitung (Babel), Rabu (22/1/2020).

Kakinya tidak mampu berdiri normal, setelah sebutir timah panas dari pistol polisi menerjang betisnya. Reval terpaksa dilumpuhkan lantaran melawan dan berusaha melarikan diri saat akan di tangkap.

Ternyata, pria pengangguran itu merupakan pelaku begal yang kerap kali beraksi di sejumlah wilayah Kota Pangkalpinang dan sekitarnya. Bahkan pelaku dikenal seorang langganan penghuni penjara alias residivis.

Bosan dengan penjara namun tak jera menjalankan aksinya, Reval melarikan diri dari penjara. Aksi itu dilakukannya usai sidang vonis di pengadilan pada Februari 2018 lalu.

"Tim Jatanras berhasil mengamankan seorang residivis terkait curat spesialis jambret. Ini merupakan target yang sebelumnya pada tahun 2017 tim kami sudah mengamankan pelaku yang sudah kita berkas dan limpahkan kejaksaaan, kemudian sidang sudah vonis saat akan dieksekusi di depan lapas yang bersangkutan kabur pada Februari 2018," jelas Kasubid III Jatanras Polda Babel, AKBP Wahyudi.

"Dalam penyelidikan kami, pelaku ini beberapa kali melakukan curat maupun curas, jadi tidak jera-jera," sambungnya.

Pelaku, kata Wahyudi sempat melarikan diri ke Palembang selama dua tahun dan kembali ditangkap pada Senin lalu saat pelaku pulang kampung.

"Pelaku kami tangkal pada tanggal 20 kemarin (Januari,-red), setelah kami mengetahui pelaku pulang ke Babel. Pelaku kita amankan bersama sepeda motor hasil curiannya," tukasnya.

Selama dua tahun, menurut pelaku, dirinya bersembunyi di Palembang, namun merasa sudah aman dan kembali ke kampung halaman untuk kembali beraksi.

"Dari sidang pas mau turun dari mobil itu kan borgol dibuka, jadi setelah turun dari mobil itu langsung lari ke depan Lapas Tuatunu dan sembunyi ke hutan. Saya kemudian lari ke Sungai Selan ke Permis kemudian langsung ke Palembang. Sempat nikah dan melakukan jambret kembali dapat satu motor ini (barang bukti yang diamankan,-red)," tukas Reval.(dag/wb)

 



MEDSOS WOWBABEL