Kajari Babar Ingatkan Jangan Berkampanye Dengan Kendaraan Dinas

Chairul Aprizal    •    Rabu, 22 Januari 2020 | 07:37 WIB
Lokal
Kerjasama atau MoU antara KPU Bangka Barat dengan Kejari Bangka Barat dalam menangani kasus sengketa Pilkada Bangka Barat 2020.(rul/wb)
Kerjasama atau MoU antara KPU Bangka Barat dengan Kejari Bangka Barat dalam menangani kasus sengketa Pilkada Bangka Barat 2020.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bangka Barat Helena Octavianne sejak awal mengingatkan agar calon peserta Pilkada 2020 tidak berkampanye dengan menggunakan kendaraan dinas dan aset pemerintah lainnya.

"Yang kita antisipasi semoga tidak ada lagi terjadi hal-hal yang memang sudah diatur dalam peraturan dan undang-undang tapi masih dilakukan," kata Helena saat Rapat Kerja yang digelar KPU kabupaten Bangka Barat di OR I Pemkab Bangka Barat, Selasa (21/01/2020).

"Misalnya hal kecil saja pada saat kampanye melakukan kampanye dengan menggunakan kendaraan dinas itu hal kecil lho," imbuh Helena.

Helena menyebutkan pelanggaran itu termasuk hal kecil namun pernah terjadi dalam pelaksanaan pemilihan umum.

"Jangan dianggap sepele karena itu masuk ke dalam ranah Gakkumdu," pesan Helena.

Helena mengingatkan juga dalam pelaksanaan kampanye tidak menginginkan ada anak-anak kecil yang digunakan dalam kampanye.

"Dalam hal kampanye banyak anak-anak kecil yang dipakai untuk kampanye, itu sangat-sangat tidak diperbolehkan," tegasnya.

Helena melarang hal-hal semacam itu terjadi dalam Pilkada tahun 2020 nanti karena aturannya sudah ada sejak dahulu.

"Jangan sampai memang hal hal yang kecil dianggap sepele tapi menjadi besar terutama juga kepada partai politik yang ikut berperan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati mohon agar bisa sportif," pesan Helena.(rul/wb)

Halaman