Wow... PT Gihon Sudah Fungsikan Menara Tapi Belum Bayar Tunggakan

Aston    •    Rabu, 22 Januari 2020 | 11:55 WIB
Lokal
Anggota Satpol PP Bangka Selatan saat melakukan penyegelan terhadap salah satu BTS yang menunggak retribusi.(as/wb)
Anggota Satpol PP Bangka Selatan saat melakukan penyegelan terhadap salah satu BTS yang menunggak retribusi.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- PT Gihon pemilik menara Base Tranceiver Station (BTS) di Desa Rindik Kecamatan Toboali Bangka Selatan diduga tak mengindahkan sanksi penyegelan yang dilakukan pemerintah setempat. Dikabarkan menara tersebut sudah dioperasionalkan kembali kendati belum melunasi tunggakan retribusi kepada Pemkab Bangka Selatan.

Hal itu diketahui berawal dari pihak PT  XL Axiata Tbk perusahaan telekomunikasi yang memfungsikan BTS PT Gihon, Selasa (21/1/2020) malam memberikan keterangan kepada wowbabel.com bahwa, menara mereka telah difungsikan kembali.

"Malam pak kami informasikan BTS XL sudah berfungsi kembali setelah pihak Gihon sudah selesaikan permasalahan retribusi ke pihak Pemda Basel," kata Supervisor XL Area Bangka, Jose Renate Sihombing menginformasikan kepada wartawan wowbabel.com, Selasa (21/1) malam pukul 20. 29 WIB melalui pesan yang dikirimkan melalui WhatsApp.

Satu jam sebelum pesan tersebut diterima wowbabel.com, yakni pukul 19.22 WIB, Jose Renate Sihombing megaku XL tengah fokus mengerjakan agar BTS tersebut kembali difungsikan.

" Maaf pak, saya lagi fokus FU agar malam ini BTS kami hidup. Kami targetkan satu jam lagi," tulis Jose berikan keterangan sebelum mengirim pesan memberitahukan bahwa BTS XL telah berfungsi kembali.

Hari ini, Rabu (22/1/2020) pagi pukul 10.30 WIB, wowbabel.com mengkonfirmasi hal tersebut kepada Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Pemkab Basel. Namun, pernyataan XL Axiata berbeda dengan keterangan Kominfo Basel yang mengatakan belum ada pelunasan tunggakan retribusi dari pihak PT Gihon.

"Data sebelumnya belum terbayar semua tunggakan yang ada, hanya dibayar sebagian dan mereka berjanji akan membayar kekurangannya namun setelah melewati tahun anggaran belum ada pembayaran yang kami terima. Akan kami cek kembali di Penerimaan Kas Umum Daerah jika mereka ada pembayaran," ungkap Sekretaris Dinas Kominfo Basel, Yoko F Ratzumury dikonfirmasi wowbabel.com, Rabu (22/1) pagi.

Senada dikatakan Kepala Seksi Penyedia Pelayanan Informasi, Abu Bakar bahwa belum ada pelunasan tunggakan retribusi.

" Belum pak," ujar Abu singkat saat dikonfirmasi wartawan wowbabel.

Menurutnya, Selasa kemarin memang ada pihak PT Gihon datang ke Dinas Kominfo membahas tunggakan retribusi mereka dan ada kesepakatan mereka hendak bayar tunggakan tersebut pada hari ini.

"Karena sesuai kesepakatan paling lambat tanggal 22 Januari, hari ni harus bayar, tapi lum ade komfirmasi pembayaran sampai sekarang. Tadi pagi ada Gihon minta email untuk ngirim bukti, tapi belum ada masuk," terangnya.

Disinggung menara sudah difungsikan, Selasa malam berdasarkan pengakuan XL, Abu menegaskan adalah pelanggaran.

" Kalo sudah difungsikan berarti mereka melakukan pelanggaran," tukas Abu.(as/wb)

Halaman