Tertibkan TI Apung, Pekerja Diminta Bongkar Peralatan Sendiri

Dwi H Putra    •    Kamis, 23 Januari 2020 | 22:45 WIB
Lokal
Petugas berwajib mengumpulkan para Penambang TI Rajuk di Parit 10 desa Deniang. (Dwi HP/wowbabel)
Petugas berwajib mengumpulkan para Penambang TI Rajuk di Parit 10 desa Deniang. (Dwi HP/wowbabel)

RIAU SILIP, www.wowbabel.com -- Tim gabungan terdiri dari Polri, TNI dan Satpol PP Bangka melakukan penertiban tambang inkonvensional (TI) apung yang berlokasi di Desa Deniang Parit 10 Kecamatan Riau Silip. 

Penertiban dilaksanakan setelah pihak terkait menerima laporan dan keluhan warga, bahwa TI apung tersebut beraktifitas di daerah aliran sungai (DAS) dan berdekatan dengan pantai. 

"Betul, tim gabungan terdiri dari Polri, TNI dan Satpol PP menertibkan TI apung di Desa Deniang, setelah kami menerima keluhan dan laporan masyarakat," kata Plt Kasat Pol PP Bangka, Kusyono Aditama di Riau Silip, Kamis (23/1/2020). 

Lanjutnya dalam penertiban tersebut tidak ada pekerja atau pemilik ponton yang diamankan, hanya saja tim gabungan minta kepada pekerja untuk membongkar peralatan tambang dan diimbau untuk tidak lagi beraktivitas dilokasi tersebut. 

Menurut Kusyono, dilokasi itu tim gabungan menemukan ada tujuh unit ponton TI apung yang beroperasi, kemudian langsung dihentikan dan dibongkar. 

"Semuanya sudah dibongkar pekerja disaksikan t gabungan, kami imbau jangan lagi beraktivitas dilokasi itu, jika tidak diindahkan maka akan ditindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku," pungkas Kusyono. (Dwi HP/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL