Elvian : Dulunya Banyak Orang Mencari Kepah di Teluk Bayur

Bangunan kafe di Kawasan Teluk Bayur pada saat siang hari. (Dede/wowbabel)
Bangunan kafe di Kawasan Teluk Bayur pada saat siang hari. (Dede/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -  Sejarawan dan Budayawan Bangka Belitung, Akhmad Elvian menuturkan sejarah penamaan Teluk Bayur berdasarkan lagu yang populer pada masa itu dinyanyikan oleh Erni Djohan yang berjudul Teluk Bayur. 

"Penamaan ini diberikan oleh masyarakat terutama anak remaja pada masa itu saat lagu Teluk Bayur sedang ngetop sama seperti anak remaja sekarang memberikan nama kawasan Tampuk Pinang Pura dengan Bukit Dealova (Lagu yang populer saat itu). Bayur sendiri adalah nama pohon Bayur (Pterospermum javanicum
Simeulue)," katanya saat dikonfirmasi.

Pada sekitar tahun 1963 dan 1964 kawasan ini merupakan kawasan favorit remaja untuk berwisata terutama anak-anak sekolah seperti sekolah Budi Mulia yang tidak jauh dari teluk bayur pada masa itu.

"Kawasan ini berbentuk teluk atau orang Bangka menyebutnya Kualo. Dulunya disekitar Teluk Bayur banyak tanaman pohon Kelapa dan di kualo atau teluk banyak orang mintor kepiting keremangok, menjala udang dan mencari kepah," jelas Elvian. (Dede/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL