2.699 Pelamar CPNS Bangka Ikuti Tes CAT di Kantor Gubernur Babel

Dwi H Putra    •    Rabu, 12 Februari 2020 | 10:55 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - Sebanyak 2.701 orang pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Bangka dinyatakan lulus administrasi, peserta diharuskan mengikuti ujian yang dilaksanakan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Bangka dengan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Dari total 2.701 orang pelamar ini, yang mengikuti ujian hanya 2.699 orang saja, dua peserta memilih tidak ikut tes karena sudah memiliki hasil tes seleksi kemampuan dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB).

"Peserta memilih tidak ikut ujian sebab mereka tergolong P1TL (peserta yang sudah pernah ujian dengan hasil SKD dan SKB sesuai passing grade) tahun 2018 lalu," kata Kepala BKPSDMD Bangka, Baharita kepada wowbabel.com ketika dikonfirmasi, Rabu (12/2/2020).

"Kedua peserta ini hasilnya pada tahun 2018 urutan 2 dan 3 saat test SKD dan SKB," ujarnya.

Baharita menjelaskan pelaksanaan tes CPNS Bangka dilaksanakan di Lantai 4 Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mengingat untuk pelaksanaan di daerah belum memadai secara penuh, sehingga BKPSDMD Bangka bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel terkait lokasi pelaksanaan test CPNS tahun ini.

"Pelaksanaan test dimulai tanggal 12 - 17 Pebruari 2020 di Lantai 4 Kantor Gubernur Babel," jelas Baharita.

"Kami harap semuanya bisa berjalan lancar dan sukses, sesuai aturan yang sudah ditetapkan BKN," harapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, penerimaan CPNS Kabupaten Bangka jumlah formasinya ada 179 dengan pendaftar berjumlah 2.909 orang pelamar, dengan jumlah sebanyak 2.671 orang pelamar dianggap memenuhi syarat (MS) sedangkan 238 orang pelamar tidak memenuhi syarat (TMS).

Selain itu beberapa jurusan dalam formasi tidak ada pelamar, tak hanya itu ada pelamar yang jurusannya tidak sesuai dengan formasi yang dilamar serta ada pelamar yang tak memenuhi syarat lengkap.

"Seperti bagi tenaga kesehatan tak melengkapi memiliki Surat Tanda Registrasi (STR), contohnya lagi ada lowongan operator alat berat itu kan mestinya pelamar dari STM otomotif, tapi yang melamarnya SMK Bangunan dan SMA," terangnya.

"Pelamar yang TMS pun hanya mengandalkan surat keterangan tanda lulus pendidikannya, sedangkan untuk penerimaaan kali ini wajib memiliki ijazah bagi yang hendak ikut melamar CPNS," papar Baharita.

Ditambahkan Baharita, kekosongan pelamar pun terjadi pada formasi dokter spesialis anak di Rumah Sakit (RS) Puding Besar, dokter kandungan di RS Belinyu, dokter kandungan di RS Puding Besar, dokter spesialis penyakit dalam di RS Puding Besar dan dokter gigi di RS Belinyu.

"Pelamar cumlaude ada empat orang, untuk pelamar disabilitas kosong, kekosongan ini akan kami ajukan lagi pada penerimaan tahun depan," pungkasnya.(dwi/wb)

Halaman