Agustina Ngaku Antar Makhluk Ghaib ke WC SMPN 4 Belo Laut

Chairul Aprizal    •    Rabu, 12 Februari 2020 | 15:38 WIB
Lokal
Agustina (40), warga Dusun Kadur, salah satu wali murid SMPN 2 Belo Laut.(rul/wb)
Agustina (40), warga Dusun Kadur, salah satu wali murid SMPN 2 Belo Laut.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Diduga WC SMP Negeri 4 Desa Belo Laut menjadi penyebab siswa-siswi mengalami kesurupan massal dalam dua hari berturut-turut hingga hari ini, Rabu (12/02/2020).

Baca Juga: Dua Hari Berturut-turut, Puluhan Siswi SMPN 4 Belo Laut Kesurupan

Seorang wali murid, Agustina (40), ibu rumah tangga asal Dusun Kadur, mengaku anaknya sempat menjadi korban kesurupan tersebut.

"Iya kebetulan anak saya kenanya, anak saya kena yang kemarin. Hari ini saya minta izin untuk tidak masuk sekolah dulu,” tutur Agustina kepada wowbabel.com, Rabu (12/2/2020).

Agustina sengaja meminta anaknya untuk beristirahat di rumah lantaran anaknya adalah salah satu sumber pertama yang dirasuki oleh makhluk ghaib tersebut.

"Iya kemarin itukan memang waktu kerasukan itu anak saya dipulangkan ke rumah, rupanya sampai rumah barang itu masih ada di badannya belum hilang," tutur Agustina.

Agustina mengungkapkan saat itu anaknya berbicara minta dipulangkan ke WC di sekolah.

"Waktu di rumah itu, saya gak mau anak saya dimasuki, saya ngomong itu minta tolong keluar dari anak saya. Katanya dia mau pulang ke WC. WC mana rupanya WC sekolah," tutur Agustina.

"Itu kesepakatan kalau saya antarkan dia (makhluk ghaib) pulang lagi ke WC sekolah jadinya, kalau saya antar pulang baru dia mau keluar dari tubuh anak saya itu. Jadi saya antarkan naik motor memang terasa motor itu berat," tambahnya.

Agustina mengaku membonceng pulang makhluk ghaib tersebut ke WC sekolah dan setelah itu anaknya baru sadar.

"Memang berat, jadi secara mistisnya saya itu ngantar barangnya (makhluk ghaib—red) anak saya tetap di rumah gak ikut, tapi saya naik motor itu antarnya sampai ke WC. Nah sudah itu baru anak saya sadar, dia masih kelas satu dia sumbernya juga," kata Agustina.

Agustina mengatakan dirinya kembali mengantarkan pulang saat situasi di sekolah usai kesurupan massal itu.(rul/wb)

Halaman