Operasi Yustisi, Petugas Sisir Kafe Remang-remang

Anggota Satpol PP  Bangka Barat sedang memeriksa identitas para penghuni dalam sebuah Operasi Yustisi di sejumlah kafe remang-remang Parittiga.(ist)
Anggota Satpol PP Bangka Barat sedang memeriksa identitas para penghuni dalam sebuah Operasi Yustisi di sejumlah kafe remang-remang Parittiga.(ist)

PARITTIGA,www.wowbabel.com -- Satpol PP Kabupaten Bangka Barat bersama Kodim 0431/Bangka Barat melakukan Operasi Yustisi Kependudukan di Kecamatan Parittiga Kabupaten Bangka Barat, Rabu (12/02/2020).

"Dari kantor mulai jam tujuh pagi, kita menelusuri beberapa kos-kosan yang diduga tempat cewek-cewek kafe," ungkap Des Kurniawan seizin Kasat Pol PP Bangka Barat.

Des Kurniawan selaku Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Kabupaten Bangka Barat mengatakan sebanyak delapan orang terdiri lima perempuan dan tiga laki-laki terjaring razia tidak memiliki KTP.

"Juga kita menelusuri beberapa kafe remang-remang di daerah Parittiga, dari hasil penelusuran tersebut kita mendapatkan delapan orang tidak memiliki KTP," ungkapnya.

"Lima kafe remang-remang, tiga kos-kosan yang biasa ditempati cewek-cewek nakal karena kalau malam ada jual bir," tutur Des Kurniawan.

Des menyampaikan delapan orang tersebut didenda Rp 100 ribu dari hasil sidang di PN Muntok dianggap melanggar Perda No 7 tahun 2015 tentang Ketertiban Umum pasal 35 yaitu tidak memiliki identitas.

"Kafe-kafe remang-remang yang kami kunjungi tersebut sebenarnya disinyalir dijadikan kegiatan prostitusi terselubung," kata Des.

Des mengungkapkan dari pantauannya saat razia terlihat disediakan kasur dan penghuninya wanita berpakaian seksi.

"Rencana kedepan sebenarnya pengen kita tutup karena indikasinya untuk kegiatan prostitusi dan tidak ada perizinan. Saya dengar juga masuk hutan produksi dan di Perda kita juga dimungkinkan untuk dicabut izin usahanya," tukas Des.(rul/wb)



MEDSOS WOWBABEL