Puluhan Siswi SMP 4 Belo Laut Kesurupan Massal

Chairul Aprizal    •    Rabu, 12 Februari 2020 | 06:49 WIB
Lokal
SMPN 4 Belo Laut Muntok.(rul/wb)
SMPN 4 Belo Laut Muntok.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Puluhan Siswi SMP Negeri 4 Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat mengalami kesurupan disaat jam sekolah sedang berlangsung, Selasa (11/02/2020) kemarin.

Baca Juga: Dua Hari Berturut-turut, Puluhan Siswi SMPN 4 Belo Laut Kesurupan

Salah satu pegawai di sekolah tersebut, Wendi membenarkan hal itu. Peristiwa kesurupan terjadi sebelum Pukul 13.30 WIB dan pada saat istirahat kedua usai.

Wendi mengatakan sekitar 20 siswi Kelas 9 mengalami kesurupan massal yang dipicu dari dua orang siswi.

Sementara itu salah guru lainnya menyampaikan akibat kejadian itu pihak sekolah memutuskan untuk memulangkan muridnya.

"Cuma kami pihak guru tidak ada yang pulang satupun sampai selesai jam kerja," guru yang tak mau disebutkan namanya.

Guru tersebut mengungkapkan kejadian kesurupan massal ini yang pertama kalinya dialami pihak sekolah.

"Pertama setelah istirahat ada satu dua siswa kita tangani terus kita pulangkan. Rupanya anaknya balik lagi kami kaget kenapa balik lagi, kami pulang kan karena gak mau nyebar mungkin karena orang tua dirumah tidak ada, jadi dia balik lagi," jelasnya.

"Nah pas dia balik lagi menjelang istirahat kedua mulai puncaknya, kami tadi nangani sampai jam satu dibantu warga setempat juga," tambahnya.

Akibat kejadian itu juga pihak sekolah memberhentikan bimbel yang sebenarnya akan dilaksanakan. "Yang kesurupan itu minta diliburkan dulu tapi yang lain tetap jalan seperti biasa Yasinan dulu, tetap sekolah seperti biasa cumaada beberapa yang orang tuanya minta izin untuk tidak masuk dulu," ungkapnya.

Pada saat kejadian pihak guru melakukan penanganan di dua lokasi yakni, untuk siswi yang beragama Islam dibawa ke musholla dan untuk yang non muslim ditangani di salah satu kelas.

"Ini namanya kejadian yang tidak diinginkan padahal tadi semua berjalan normal. Intinya semua tidak masalah semua sudah diatasi pihak guru" terangnya.

"Dan buat orang tua jangan khawatir kami tetap mengupayakan itu yang terbaiklah untuk anak-anak, kami juga memastikan anak-anak pulang dengan baik. Kami akan antar satu-satu, kita tidak menginginkan itu bukan hanya di sini biasanya kejadian seperti ini, jadi untuk orang tua jangan takutlah kita pasti mengupayakan itu," tukasnya.(rul/wb)

Halaman