Disdikbud Basel Berikan Sanksi Bagi Pelajar yang Rayakan Valentine Day

Aston    •    Kamis, 13 Februari 2020 | 15:32 WIB
Lokal
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi.(as/wb)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com --Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Pendidikan melarang siswa dan sekolah merayakan Hari Valentine. Jika kedapatan merayakannya akan ada sanksi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Basel, Sumadi mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat edaran larangan merayakan Hari Valentine kepada seluruh sekolah yang ada di kabupaten setempat.

Surat Edaran Nomor 800/157/DINDIKBUD/2020 Tentang Larangan Perayaan Valentine Day diterbitkan pada 12 Februari dan ditujukan kepada seluruh sekolah SD dan SMP.

"Melarang peserta didik merayakan Valentine Day baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah," ujar Sumadi, Kamis (13/2/2020).

Pihaknya juga menginstruksikan kepada sekolah untuk melakukan pengawasan kegiatan peserta didik pada 14 Februari yang merupakan Hari Valentine.

Sumadi mengatakan akan ada sanksi bagi siswa yang kedapatan merayakan Valentine Day.

"Sanksi diserahkan ke sekolah masing-masing yang bersifat mendidik," kata Sumadi.

Menurutnya, larangan merayakan Valentine Day guna membentengi katakter peserta didik. Valentine Day kerap diidentikan dengan perbuatan tidak terpuji yang bertentangan dengan agama , sosial, dan budaya bangsa.

"Kita imbau kepada orangtua untuk memantau dan mengawasi. Mari kita jaga bersama agar anak-anak kita terhindar dari perilaku yang tidak baik," imbuhnya.(as/wb)

Halaman