Polres Babar Tangani Tiga Kasus Narkoba dan Empat Kasus Pencabulan

Polres Bangka Barat menggelar konferensi Pers setelah mengungkap kasus dengan tiga tersangka narkoba dan empat kasus pencabulan di Gedung Catur Prasetya Mapolres  Bangka Barat, Jumat (14/02/2020).(rul/wb)
Polres Bangka Barat menggelar konferensi Pers setelah mengungkap kasus dengan tiga tersangka narkoba dan empat kasus pencabulan di Gedung Catur Prasetya Mapolres Bangka Barat, Jumat (14/02/2020).(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com – Polres Bangka Barat menggelar konferensi Pers setelah mengungkap kasus dengan tiga tersangka narkoba dan empat kasus pencabulan di Gedung Catur Prasetya Mapolres  Bangka Barat, Jumat (14/02/2020).

"Kesatuan Narkoba Polres Bangka Barat berhasil meringkus tiga tersangka pengedar narkoba antar pulau" kata Kapolres AKBP Muhammad Adenan.

 Dari ketiga tersangka tersebut masing-masing diamankan di waktu dan tempat yang berbeda.

Tersangka yang pertama yakni  Wak Pok, merupakan jaringan antar kabupaten. Ia ditangkap di pinggir Jalan Skip Pal 2 Kelurahan Sungaidaeng Kecamatan Muntok, Sabtu (25/1/2020) sekitar  pukul 16.30 WIB,

Dari tangan Wak Pok berhasil diamankan sejumlah barang bukti diantaranya satu paket sabu-sabu dalam kotak rokok, dua buah  ponsel serta satu unit sepeda motor.

Sementara itu tersangka kedua adalah Afong (43) warga Desa Teluk Limau yan beroperasi di kawasan Jebus dan Parittiga, Bangka Barat. Barang bukti yang berhasil diamankan satu paket sabu-sabu, satu buah timbangan digital, sejumlah uang serta sebuah satu unit sepeda motor.

Sedangkan tersangka ketiga yakni Ega Sulaiman (23), sopir truk asal Palembang yang memiliki jaringan di Muntok. Ega merupakan warga Jalan Suka Barat RT 016/ RW 02 Kelurahan Sako Baru Kecamatan Sako Kota Palembang. Dengan barang bukti 94,56  gram sabu-sabu, dua buah ponsel serta satu unit mobil truk.

"Saat ini kasus tersebut masih dalam proses pengembangan pihak Sat Res Narkoba Polres Bangka Barat," imbuh Adenan.

Untuk kasus pencabulan Sat Reskrim Polres Bangka Barat menerima empat laporan terkait tidakan persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur.

"Dari empat perkara tersebut, tiga diantaranya telah selesai dan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Bangka Barat, untuk proses persidangan tahap dua," ungkap AKBP Adenan.

Kapolres mengatakan salah satu tersangka pelaku adalah tetangga si bunga berusia 56 tahun.

"Sementara tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Bangka Barat guna penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

"Kami sangat atensi terhadap kasus-kasus pencabulan anak di bawah umur ini untuk itu kami meminta pengawasan orangtua terhadap anak, jangan pernah lalai,” tukasnya.(rul/wb)

 



MEDSOS WOWBABEL