Mesin Ketangkasan dan Voucher Turut Disita Polisi

Firman    •    Sabtu, 15 Februari 2020 | 14:49 WIB
Lokal
Konferensi Pers di Mapolda Bangka Belitung.(fn/wb)
Konferensi Pers di Mapolda Bangka Belitung.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Arena judi ketangkasan Green Zone, yang digerebek oleh Unik Tim Bareskrim Mabes Polri yang berkoordinasi dengan Polda Babel serta Polres Pangkalpinang, Kamis (13/2/2020) malam, terus dilakukan pengembangan.

Permainan ketangkasan atau game online tersebut, modus permainannya dengan cara mengunakan voucher, yang bisa dibeli di lokasi permainan itu.

Menurut Kabid Humas Polda Babel, AKBP Maladi, Green Zone yang berlokasi di Jalan Achmad Rasyidi Hamzah RT 006 RW 002, Batu Intan, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, diduga melakukan modus perjudian dengan menggunakan voucher.

"Permainan ketangkasan atau game online itu, menggunakan voucher, voucher itu bisa ditukarkan dengan uang, dalam permainan tersebut," kata Kabid Humas Polda Babel AKBP Maladi yang didampingi Kasubdit Jatanras Ditreskrimum AKBP Wahyudi, saat menggelar konferensi pers kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/2/2020) siang.

Selain itu AKBP Maladi juga menjelaskan, dalam permainan itu, para pemain bisa mengisi voucher dengan cara membelikan vouchernya di tempat itu.

"Voucer itu, ada nilai uangnya, dan mereka yang mau bermain bisa diisi dengan cara membeli, kalau mereka menang bisa di uangkan, dengan cara ditukarkan di lokasi tersebut, dan modus itu merupakan peraktik perjudian," ungkap Kabid Humas AKBP Maladi.

Hal senada juga diungkapkan Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Babel AKBP Wahyudi, dalam penggerebekan tersebut, selain berhasil mengamankan sejumlah orang dilokasi, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang ada di Green zone.

"Barang bukti, yang ikut diamankan yaitu 8 mesin ketangkasan, uang tunai Rp 33.412.000, kartu vocer sebanyak 325 buah terdiri dari voucer 100 poin, 275 buah, dan 500 poin, 50 buah, serta tas selempang yang di gunakan oleh para wasit, dan juga DVR CCTV," jelas AKBP Wahyudi.

Ditambahkan AKBP Wahyudi, saat ini kita masih melakukan proses penyidikan terhadap sejumlah orang yang kita amankan.

"Kita masih lakukan proses penyidikan, penyedikan dilakukan oleh Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Babel, dan barang bukti mesin permainan ketangkasan saat ini masih di TKP, karena lokasi itu, sudah kita pasang police line atau garis polisi," tukas AKBP Wahyudi.(fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL