Polisi Selidiki Omset Green Zone

Firman    •    Sabtu, 15 Februari 2020 | 11:15 WIB
Lokal
Kabid Humas Polda Babel AKBP Maladi, saat melakukan konferensi pers kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/2/2020) siang di Mapolda Babel.(fn/wb)
Kabid Humas Polda Babel AKBP Maladi, saat melakukan konferensi pers kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/2/2020) siang di Mapolda Babel.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Subdit III Jatanras Polda Bangka Belitung (Babel) masih terus melakukan pendalaman dan pemeriksaan terkait omset perhari yang didapat oleh pihak penyelenggara, arena judi ketangkasan Green Zone yang berkedok game online tersebut.

Arena judi ketangkasan Green Zone, yang berlokasi di Jalan Achmad Rasyidi Hamzah RT 006 RW 002, Batu Intan, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, digerebek oleh Unit Tim Bareskrim Mabes Polri yang berkoordinasi dengan Polda Babel serta Polres Pangkalpinang, Kamis (13/2/2020) malam.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bangka Belitung, AKBP Wahyudi, mengatakan saat ini pihak penyidik masih terus melakukan pemeriksaan terhadap omset atau penghasilan perhari yang didapat oleh pihak penyelenggara, arena judi ketangkasan Green Zone yang berkedok game online itu.

"Kita masih melakukan pendalaman, terkait pendapatan omsed per hari berapa yang didapat oleh pihak penyelenggara arena judi ketangkasan Green Zone, dan proses penyidikan pun hingga saa masih berjalan," kata Wahyudi yang didampingi Kabid Humas Polda Babel AKBP Maladi, saat melakukan konferensi pers kepada sejumlah wartawan, Jumat (14/2/2020) siang di Mapolda Babel.

Disinggung terkait perizinan, AKBP Wahyudi menjelaskan, mengenai perizinan semuanya ada, mulai dari perizinan penanaman modal juga ada.

"Cuma disitu pihak penyelenggara ada penyalahan izin, dari perizinan yang ada, dan kita baca, pihak penyelenggara tempat tidak boleh menyelenggara perjudian ataupun narkoba dan segala macam yang melanggar ketentuan pidana," terangnya.

Wahyudi menambahkan, Green Zone memiliki izin operasinya dari bulan Juli 2019 lalu.

"Kalau kita lihat dari perizinan yang ada, beroperasinya sejak bulan Juli 2019 lalu," imbuh AKBP Wahyudi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Bangka Belitung, AKBP Maladi menambahkan, dengan adanya penemuan arena judi ketangkasan Green Zone ini maka pihaknya akan meningkatkan pengawasan.

"Nanti ke depan pihak Polda Babel, akan lebih intensif lagi dalam hal peningkatan pengawasan dan akan melakukan razia ke tempat yang sama, untuk mengantisipasi kegiatan-kegiatan seperti ini," tutup Kabid Humas AKBP Maladi.(fn/wb)

 



MEDSOS WOWBABEL