Bangunan di Lapangan Gelora Terkesan Kumuh dan Tak Terawat

Chairul Aprizal    •    Kamis, 20 Februari 2020 | 12:47 WIB
Lokal
Kondisi aset milik Pemkab Bangka Barat di kawasan Lapangan Gelora Muntok.(rul/wb)
Kondisi aset milik Pemkab Bangka Barat di kawasan Lapangan Gelora Muntok.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Kondisi podium Lapangan Gelora Muntok memperihatikan, selain kumuh juga  terkesan tidak terawat.

Beberapa bagian bangunan sudah tampak rusak dan dipenuhi dengan corat-coret, ulah  tangan yang tidak bertanggung jawab. Padahal aset milik pemerintah daerah ini terletak persis di depan rumah dinas Wakil Ketua DPRD Bangka Barat.

Camat Muntok Sukandi saat dikonfirmasi wowbabel, mengatakan aset gedung podium tersebut belum dilimpahkan ke pihaknya sehingga belum bisa dikelolah.

"Masalah aset yang ada di lapangan gelora memang pengakuannya adalah punya pemda tapi sampai sekarang kami belum menerima pelimpahannya,” ungkap Kandi, Kamis (20/02/2020).

Kandi juga menjelaskan di sekitar kawasan Lapangan Gelora juga ada yang dikelola OPD lain. Untuk Lapangan Gelora, podium depan rumdin Waka DPRD Babar, dan podium depan Kantor Satlantas masih belum ada pelimpahan Pemda. Akan tetapi taman yang sudah di konblok samping podium depan Rumdin Waka DPRD Babar sudah menjadi aset BLH (Badan Lingkungan Hidup).

"Dan juga yang di kafe itu ada yang punya BLH, ada yang punya PU," imbuh Kandi.

Menurut Kandi selama ini hanya sebatas koordinasi saja dengan pemerintah daerah terkait pemanfaatan dan pengelolaan aset tersebut.

"Tapi kami menginginkan harus ada kejelasan kalau memang untuk kecamatan ya kecamatan, biar bisa dikelola minimal menjaga gedung sebelah itu," tutur Kandi.

Kandi juga menginginkan tribun depan Kantor Satlantas Polres Babar agar dibangun permanen tendanya agar tidak lagi menyewa tenda jika ada kegiatan seperti upacara dan sebagainya.

"Walaupun aset pemda tetapi kita tetap bisa kerjasama untuk itu, tapi kalau untuk merawat seperti yang tadi, belum karena kita belum ada pelimpahan, dan juga belum ada dasar hukumnya," kata Kandi.

Kandi meminta masyarakat Bangka Barat untuk sama-sama menjaga aset daerah tersebut jangan dirusak dan dihancurkan.(rul/wb)

Halaman