Perda Keamanan Perikanan Ditargetkan Kelar Bulan Maret

Dwi H Putra    •    Kamis, 20 Februari 2020 | 20:58 WIB
Lokal
Ketua Komisi II DPRD Babel sekaligus Ketua Pansus Raperda Keamanan Perikanan DPRD Babel, Adet Mastur.(dwi/wb)
Ketua Komisi II DPRD Babel sekaligus Ketua Pansus Raperda Keamanan Perikanan DPRD Babel, Adet Mastur.(dwi/wb)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com -- Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Keamanan Perikanan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menargetkan pada bulan Maret mendatang raperda sudah diparipurnakan menjadi peraturan daerah (Perda).

"Kami sudah membahasnya beberapa kali dengan instansi terkait diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Biro Hukum, Balai Karantina dan lainnya, tinggal pertemuan beberapa kali lagi," kata Ketua Komisi II DPRD Babel sekaligus Ketua Pansus Raperda Keamanan Perikanan DPRD Babel, Adet Mastur usai Rapat Pansus di DPRD Babel, Kamis (20/2/2020).

Adet menjelaskan dengan adanya Perda Keamanan Perikanan ini nantinya masyarakat yang mengkonsumsinya tidak khawatir lagi, terutama kuliner-kuliner yang disajikan rumah makan dan restoran serta kuliner hasil olahan ikan nantinya tidak lagi ada yang mengandung Boraks, Formalin dan pengawet lainnya.

Pengusaha kuliner hasil olahan ikan ini nantinya akan mendapatkan sertifikat dari laboratorium, bahwa ikan yang diolah benar-benar higienis.

"Nantinya melalui perda ini diatur jaminan mutu ikan atau olahan ikan yang disajikan ke masyarakat di Babel ini," jelas Adet Mastur.

"Apalagi pengunjung atau wisatawan yang datang ke Babel, inginnya ikan dan olahan ikan ini benar-benar higienis, inilah salah satu tujuan dibuatnya Perda Keamanan Perikanan ini," paparnya.

Perda ini nantinya juga mengatur peredaran ikan di rumah makan atau olahan ikan yang ada di Babel saja, tidak mengatur peredaran ikan yang bakal di ekspor dari Babel sebab hal itu diatur oleh pusat.

Tidak hanya itu, Adet menambahkan dengan adanya perda ini akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi hasil uji laboratorium DKP Babel.

"Perda ini juga salah satu upaya meningkatkan PAD dari segi perikanan melalui retribusi uji laboratorium tersebut," pungkas Adet Mastur.(dwi/wb)



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE