KPU Basel 'Obok-obok' Berkas Syarat Dukungan KORI

Aston    •    Selasa, 25 Februari 2020 | 01:20 WIB
Pilkada
Petugas KPU Bangka Selatan mengecek berkas dukungan KORI.(as/wb)
Petugas KPU Bangka Selatan mengecek berkas dukungan KORI.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) tengah disibukkan pengecekan berkas dukungan bakal calon independen Pilkada Basel Kodi-Rusliadi 'KORI'.

Hingga Senin (24/2/2020) petang pengecekan masih berlangsung. "Hingga sore ini (Senin--red) pengecekan masih berlangsung, tapi tinggal menyisakan satu kecamatan, yakni Kecamatan Airgegas. Total sebanyak 33 petugas KPU melakukan pengecekan mulai pukul delapan pagi hingga sepuluh malam," kata Ketua KPU Basel, Amri.

Pengecekan diawasi Bawaslu Basel dan dijaga pihak kepolisian. Usai dilakukan pengecekan berkas disimpan di gudang penyimpanan berkas perorangan.

"Kunci gudang penyimpanan dipegang KPU, Bawaslu, LO, dan pihak kepolisian, jadi kalau mau buka harus bersamaan," ujarnya.

Total berkas syarat dukungan yang diserahkan bakal paslon KORI sebanyak 15.166 dukungan dan tersebar di delapan kecamatan yang ada di Basel.

"Berkas syarat dukungan ada di delapan kecamatan artinya 100 persen tersebar di seluruh kecamatan. Sebaran tingkat desa, terdapat satu desa yang tidak ada dukungan, yakni Desa Panca Tunggal Kecamatan Pulau Besar," ungkap Amri.

Dijelaskan Amri, pada tahapan pengecekan berkas syarat dukungan perorangan ialah baru sebatas pengecekan keabsahan dan kepalitan antara dokumen model B.1-KWK dan B.1.1-KWK.

"Diantaranya pengecekan fotokopy indentitas, tanda tangan basah, dan dokumen surat pernyataan yang diisi atas nama calon perorangan," terangnya seraya mengatakan jadwal tahapan pengecekan berkas hingga 26 Februari.

Kemudian mulai 27 Februari sampai 25 Maret dilanjutkan tahapan verifikasi administrasi dan 26 Maret sampai 15 April tahapan verifikasi faktual.

"Verifikasi administrasi mengecek data kegandaan. Untuk Verifikasi faktual nanti yang terlibat KPU, PPK dan PPS, diawasi panwascam dan pengawas kelurahan desa (PKD) dan juga melibatkan tim LO bakal paslon. Dalam verifikasi faktual jika ditemukan PNS, perangkat desa, TNI-POLRI, penyelenggara pemilu, dan bukan penduduk bangka selatan maka di TMS ( tidak memenuhi syarat)," tukas Amri.(as/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL