Presiden: Arahkan Potensi Ekonomi Digital Indonesia bagi Kesejahteraan Masyarakat

Tim_Wow    •    Kamis, 27 Februari 2020 | 16:54 WIB
Tekno
Presiden Jokowi berpidato dalam acara Indonesia Digital Economy Summit 2020 di Jakarta. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi berpidato dalam acara Indonesia Digital Economy Summit 2020 di Jakarta. (Foto: Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAKARTA, www.wowbabel.com - Indonesia memiliki potensi yang sangat besar akan pemanfaatan dan perkembangan ekonomi digital di masa mendatang. Berdasarkan laporan Temasek, pada tahun 2025 mendatang, ekonomi digital Indonesia diprediksi menyentuh angka 130 miliar dolar Amerika.

Potensi besar tersebut turut diungkap oleh Presiden Joko Widodo saat memberikan pidato utama dalam acara Indonesia Digital Economy Summit 2020 yang digelar di The Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, pada Kamis, 27 Februari 2020.

"Sampai saat ini Indonesia merupakan negara dengan nilai ekonomi digital terbesar di kawasan ASEAN. Dengan pertumbuhan yang paling cepat," ungkap Presiden.

Di tahun 2019 kemarin saja, angka pertumbuhan ekonomi digital Indonesia mencapai 40 miliar dolar Amerika Serikat. Jauh melampaui negara-negara ASEAN lainnya seperti Vietnam, Thailand, Singapura, Malaysia, dan Filipina.

"Indonesia juga tercatat memiliki ekosistem startup yang paling aktif di Asia Tenggara. Nomor lima di dunia setelah Amerika, India, Inggris, dan Kanada. Kita memiliki 2.193 startup. Ada 1 decacorn dan 4 unicorn," imbuhnya.

Hal itu ditambah dengan jumlah penduduk Indonesia sebesar 267 juta jiwa dan tingkat penetrasi internetnya yang mencapai 65 persen di tahun 2019. Belum lagi dengan selesainya pembangunan infrastruktur telekomunikasi berupa Palapa Ring yang menghubungkan lebih dari 500 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia yang akan meningkatkan potensi tersebut.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE