15 Poin Resolusi Pemasyarakatan di 2020

Yayuk    •    Jumat, 28 Februari 2020 | 07:06 WIB
Lokal
Kabid Pelayanan dan keamanan Divisi PAS Kemenkumham Babel, Yuliantino. (Yayuk/wowbabel)
Kabid Pelayanan dan keamanan Divisi PAS Kemenkumham Babel, Yuliantino. (Yayuk/wowbabel)

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com - Unit Pelaksana Tugas (UPT) Lembaga Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar Kegiatan Media Gathering dengan mengusung tema " Kolaborasi Dukung Resolusi Permasyarakatan Tahun 2020 "  yang digelar di Lapas TuaTunu kelas IIA Pangkalpinang, Kamis (27/2/2020).

Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan Vidio Conference mendengarkan sambutan dari Dirjen PAS Kemenkumhan RI, Sri Puguh Budi Utami sekaligus menjelaskan Point-point Deklarasi Pemasyarakatan 2020.

Resolusi Pemasyarakatan merupakan bentuk awareness dari lembaga Pemasyarakatan terhadap perubahan tantangan ke depan yang disebabkan globalisasi, pola komunikasi, atau bahkan terjangan era disrupsi.

Selain itu, Resolusi Pemasyarakatan juga sebagai komitmen untuk melakukan penataan untuk meningkatkan kinerja layanan publik.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II PangkalPinang, Nanang mengatakan terkait resolusi permasyarakatan 2020 ada 15 point yang harus diterapkan di setiap UPT Pemasyarakatan di Indonesia.

"Resolusi itu harus terlaksana di UPT dan harus membumi agar dapat menyentuh langsung masyarakat dan warga binaan. Resolusi ini juga harus menyebar  ke masyarakat biar tau," katanya kepada awak media.

Didalam point-point resolusi tersebut, Lembaga Pemasyarakatan didorong untuk mendapatkan predikat WBK. Tak hanya itu,  Pemberian program integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dan Cuti Menjelang Bebas (CMB) kepada ribuan narapidana juga masuk didalam resolusi Permasyarakatan 2020.



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE