Polres Basel Tangkap Bandar Narkoba Jaringan Lapas

Aston    •    Senin, 09 Maret 2020 | 21:23 WIB
Lokal
Polres Bangka Selatan melakukan konferensi pers hasil tangkapan selama Operasi Antik 2020.(as/wb)
Polres Bangka Selatan melakukan konferensi pers hasil tangkapan selama Operasi Antik 2020.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Jajaran Satres Narkoba Polres Bangka Selatan (Basel) berhasil mengamankan bandar narkoba yakni Dedi dengan barang bukti cukup besar sebanyak 50,24 gram narkotika jenis sabu. Tersangka mengaku merupakan bagian jaringan lembaga permasyarakatan (Lapas).

Dedi berhasil ditangkap polisi di kediamannya Jalan Sukadamai saat Operasi Antik yang digelar Polres Basel dari 24 Februari sampai 4 Maret yang lalu.

Kapolres Basel, AKBP S Ferdinand Suwarji mengatakan, barang bukti diamankan dari kantong saku celana tersangka. Tersangka memang sudah lama jadi target operasi (TO).

"Tersangka berhasil diamankan berawal informasi dari informan kami dikarenakan nama tersebut sudah lama kami lidik tetapi tidak ada BB (barang bukti), dan 2020 informasi diperdalam dan berhasil kita amankan dengan barang bukti cukup besar. Tersangka kita amankan saat berada di kediamannya Jalan Damai Toboali, barang bukti disimpan tersangka dalam kantong saku celana," ungkap AKBP Ferdinad saat menggelar pres confrence hasil ungkap kasus Operasi Antik 2020, Senin (9/3/2020) malam.

Dedi mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari lembaga permasyarakatan (Lapas) Pangkalpinang.

"Dapat dari Lapas Selindung Pangkalpinang. Komunikasi melalui ponsel kemudian diantar kurir ke Toboali, tapi saya tidak kenal dia (kurir--red) pakai helm," tutur Dedi yang mengaku tidak kenal dengan pengendali barang di Lapas yang ia maksud.

Ia menuturkan baru tiga minggu menjalani bisnis narkoba jaringan Lapas. Usai komunikasi, cerita dia barang diantarkan oleh kurir namun uang belum disetor.

"Uang disetor dengan cara dimasukkan kedalam kotak rokok, tapi belum saya setor sudah ditangkap," tukasnya.(as/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL