Usai Diskusi di Pohon Ketapang, Nelayan Segel Kantor Bupati Basel dengan Jaring Ikan

Aston    •    Senin, 09 Maret 2020 | 15:57 WIB
Lokal
Nelayan mempersiapkan jaring ikan untuk menyegel Kantor Bupati Bangka Selatan.(as/wb)
Nelayan mempersiapkan jaring ikan untuk menyegel Kantor Bupati Bangka Selatan.(as/wb)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Massa nelayan yang berunjuk rasa di Kantor Bupati Bangka Selatan (Basel) menyegel kantor bupati dengan pukat alias jaring tangkap ikan.

Sekitar pukul 14.30 WIB, masyarakat kembali menyampaikan orasi menggunakan alat pengeras suara. Selang lima menit kemudian, mereka sempat membubarkan diri untuk berdiskusi di bawah Pohon Ketapang yang ada di depan halaman kantor bupati.

Pukul 15.00 WIB, massa kembali berkumpul seraya membawa jaring ikan yang telah mereka siapkan dalam karung kemudian menyegel pintu masuk kantor bupati dengan jaring tersebut.

Ratusan penegak hukum dari pihak kepolisian, Satpol PP, dan beberapa anggota TNI AL tidak merespon dengan tindakan hukum. Penegak hukum hanya berkumpul di pintu masuk seraya melihat aksi nelayan melakukan penyegelan menggunakan jaring ikan.

Dari alat pengeras suara terdengar aksi tersebut sebagai buntut kekecewaan mereka, lantaran Bupati Basel Justiar Noer tak kunjung datang menemui mereka untuk mendengar aspirasi serta tuntutan yang mereka sampaikan.

Usai menyegel, ratusan nelayan kembali membubarkan diri untuk berteduh di bawah batang pohon. Belum dapat dipastikan sampai kapan para demonstran bertahan termasuk informasi jadwal bupati apakah akan menemui langsung para demonstran tersebut.(as/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL