Narkoba Sasar Para Penambang TI di Bangka Belitung

Firman    •    Jumat, 13 Maret 2020 | 16:02 WIB
Lokal
Kapolda Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Anang Syarif Hidayat beserta jajarannya memperlihatkan daun kratom yang berhasil diamankan oleh jajaran Polres Belitung Timur selama berlangsungnya Op0erasi Antik Menumbing 2020.(fn/wb)
Kapolda Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Anang Syarif Hidayat beserta jajarannya memperlihatkan daun kratom yang berhasil diamankan oleh jajaran Polres Belitung Timur selama berlangsungnya Op0erasi Antik Menumbing 2020.(fn/wb)

PANGKALPINANG,www.wowbabel.com -- Peredaran dan pengguna narkoba di Provinsi Bangka Belitung (Babel) rata-rata digunakan para pekerja tambang inkonvensional (TI).

Hal tersebut, disampaikan oleh Kapolda Bangka Belitung, Brigjen (Pol) Anang Syarif Hidayat saat menggelar konferensi pers kepada sejumlah wartawan, hasil Operasi Antik Menumbing 2020, Kamis (12/3/2020) di ruang Dialog Publik Mapolda Babel.

"Rata-rata sebagain besar pengguna narkoba di Bangka Belitung ini pekerja Tambang Inkonvensional,” imbuh kapolda.

Selain itu ditambahkan Jendral Bintang Satu di Mapolda Babel ini, para pengguna juga banyak digunakan usia 30 sampai 40 tahun.

"Para pelaku tindak pidana narkoba dan penggunanya rata-rata usia 30 sampai 40 tahun, dan ini usia yang produktif," kata  Anang Syarif Hidayat.

Hasil Operasi Antik Menumbing 2020 yang digelar oleh Polda Babel dan Polres jajaran selain mengamankan sejumlah pelaku kasus narkoba, turut diamankan barang bukti , yakni sabu-sabu seberat 161,34 gram, ganja kering 272,41 gram, ekstasi 9 butir, uang tunai Rp 9.460.000, kendaraan roda dua, ada 16 unit, roda empat, ada 1 unit, Handphone 60 unit, dan juga ada sepucuk senpi rakitan.(fn/wb)



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL