Merumahkan Siswa Tak Membuahkan Hasil Jika Dimanfaatkan Untuk Liburan

Aston    •    Selasa, 17 Maret 2020 | 13:58 WIB
Lokal
Ilustrasi.(net)
Ilustrasi.(net)

TOBOALI,www.wowbabel.com -- Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan (Basel) terhitung 17 Maret meliburkan seluruh sekolah selama 14 hari hingga 30 Maret mendatang. Kebijakan merumahkan siswa itu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 (Corona).

Kebijakan itu berdasarkan surat edaran Bupati Basel Justiar Nomor: 800/806/DINDIKBUD/2020 Tentang Instruksi Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Satuan Pendidikan (Sekolah) dan Pendidikan Non Formal Kabupaten Bangka Selatan.

Banyak pesan yang beredar di Media Sosial WhatsApp bahwa kebijakan merumahkan siswa tidak akan efektif jika tidak disertai tindakan kepatuhan oleh para siswa.

Tindakan kepatuhan yang dimaksud adalah siswa tidak disarankan untuk keluar rumah untuk liburan dan berinteraksi kepada lingkungan luar. Jika hal itu tidak diindahkan para siswa maka kebijakan merumahkan siswa tidak efektif untuk menekan penyebaran virus corona di lingkungan pendidikan.

Pesan imbauan tersebut juga diteruskan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bangka Selatan, Sumadi.

Sumadi dikonfirmasi wowbabel.com, membenarkan pesan imbauan tersebut  agar menjadi perhatian masyarakat akan makna merumahkan siswa selama 14 hari.

"Sangat boleh (Dipublikasikan--red) sekaligus memberikan pembelajaran kepada orang tua makna 14 hari di rumah," ujar Sumadi.



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL