Sempat Memanas, Musda Golkar Babel Diskors

Firman    •    Selasa, 17 Maret 2020 | 11:40 WIB
Lokal
Musda Ke-V Partai Golkar Bangka Belitung di Soll Marina Hotel, Pangkalanbaru.(fn/wb)
Musda Ke-V Partai Golkar Bangka Belitung di Soll Marina Hotel, Pangkalanbaru.(fn/wb)

PANGKALANBARU,www.wowbabel.com -- Musyarawah Daerah (Musda) V DPD Partai Golkar Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang berlangsung di Ballroom Sol Marina, Pangkalanbaru, Senin (16/3/2020) malam akhirnya deadlock.

Sebelumnya Musda Partai Golkar Bangka Belitung berjalan lancar dan tertib, mulai dari pembukaan hingga penyerahan palu sidang panitia dari Panitia Steering Committee (SC) kepada Pimpinan Sidang Musda.

Namun saat melakukan sidang pleno kedua berjalan, tiba-tiba kondisi langsung memanas, dari kedua belah pihak antara perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar dan Panitia Pengarah terlibat adu mulut terkait dengan penetapan dan pengesahan rekomendasi dukungan yang diberikan peserta Musda terhadap kedua calon Ketua DPD Golkar Babel, yakni Hendra Apolo dan Bambang Patijaya (BPJ).

Panitia Pimpinan Sidang, Muhammad Irham mengatakan Musda V DPD I Partai Golkar Babel ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

"Kita sengaja mengambil langkah menskorsing rapat ini, supaya ada waktu untuk narik nafas sejenak dan menurunkan tensinya, apa lagi ini sudah larut malam. Kita harapkan musda ini akan berjalan lagi segera mungkin setelah ada lobi-lobi kedua belah pihak," tutur Irham.

Lebih lanjut, Irham, menambahkan Musda ini berjalan lancar dan pihaknya tidak ingin ada intervensi dari siapapun. Pihaknya tetap teguh pada pendirian serta tegak pada aturan-aturan partai.

"Kita ingin terbuka dan mengajak seluruh kader Partai Golkar menjadi kader yang komit dan tidak ada main kucing-kucingan, jadi musda ini milik semua kader Partai Golkar bukan milik segelintir orang saja," tutur Muhammad Irham.

Irham juga menegaskan pihaknya menilai menilai adanya dugaan pelanggaran AD/ART dan pelanggaran juklat serta pelanggaran tata terbit (Tatib)

"Jadi jangan ajari kader-kader Golkar ini menjadi kader yang mendua dan diberikan contoh oleh DPP yang baik dan contoh pada aturan, kemudian kita berharap musda ini, bisa berjalan setegak-tegaknya. Karena ini sudah sesuai aturan Partai Golkar yang merupakan partai besar di Republik Indonesia dan pernah berkuasa bertahun-tahun," tukasnya.(fn/wb)



MEDSOS WOWBABEL