Bupati Babar Rapat dengan PT Timah, Nelayan Letakan Kerang Busuk di Kantor Bupati

Chairul Aprizal    •    Rabu, 18 Maret 2020 | 14:10 WIB
Lokal
Kerang busuk di dalam karung plastik putih diletakan nelayan di Ruang Rapat Bupati Bangka Barat.(rul/wb)
Kerang busuk di dalam karung plastik putih diletakan nelayan di Ruang Rapat Bupati Bangka Barat.(rul/wb)

MUNTOK,www.wowbabel.com -- Puluhan Nelayan Desa Belo Laut Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat  letakkan kerang busuk di Kantor Bupati Bangka Barat, Rabu (18/03/2020).

Hal itu dilakukan puluhan nelayan untuk menunjukkan bukti dampak dari aktivitas KIP (Kapal Isap Produksi) yang mengganggu tangkapan nelayan.

Sejumlah kerang busuk dan bukti itu sengaja diletakkan di depan Ruang OR I, saat Bupati Bangka Barat Markus sedang rapat dengan Pihak PT Timah Tbk terkait keberadaan KIP di Perairan Desa Belo Laut.

Salah seorang nelayan Alwi (31) mengungkapkan beberapa kerang busuk yang dibawa nelayan itu dari tambak kerang nelayan yang rusak akibat KIP.

"Ini sebagian saja kalau disana itu mungkin bisa lah seton hasil kami tidak bagus" ujarnya.

Alwi menjelaskan dampak KIP telah merugikan para nelayan dan masyarakat yang mata pencahariannya dari hasil laut itu.

"Ini ada siput unam, kulit kerang tidak bagus lagi, jaring ketam lah berlumpur ini kami bawa, kepiting hantu, kepiting lumpur ini bukti kalau lumpur itu lah naik akibat KIP," tuturnya.

"Coba bapak kalau melihat kerang siput ini yang lah tidak bagus lagi, mau tidak membelinya,” kata Alwi.

Alwi mengaku sebagai pengumpul ikan dari nelayan dan saat ini tidak mendapatkan uang karena nelayan tidak ada hasil.

"Kalau macam ini mau makan apa anak istri, mau makan batu. Makan batulah kalau tidak ada apalah, di pinggir pantai itu, banyak ini bukti ini," tukasnya.(rul/wb)

 



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE