Empat DPD II Golkar Cabut Dukungan dari Hendra Apollo

Beberapa pengurus DPD II Partai Golkar saat menggelar konferensi pers.(dwi/wb)
Beberapa pengurus DPD II Partai Golkar saat menggelar konferensi pers.(dwi/wb)

PANGKALAN BARU, www.wowbabel.com -- Musyawarah daerah (Musda) V Partai Golongan Karya (Golkar) hingga saat ini belum jelas kelanjutannya, setelah diskors pimpinan sidang Senin (16/3/2020) malam akibat ada keributan.

Terkait hal itu, beberapa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar diantaranya DPD II Pangkalpinang, DPD II Bangka, DPD II Belitung Timur dan DPD II Bangka Selatan, menyatakan sudah mencabut dukungannya kepada Hendra Apollo dengan tanda tangan diatas materai, kemudian dukungan diserahkan kepada Bambang Patijaya (BPJ).

"Kami sudah mencabut dukungan dari Hendra Apollo dan dialihkan ke BPJ, semua itu ditandatangani diatas materai, dokumen dukungan itu harusnya kami serahkan saat sidang, tapi lebih dulu diskor akibat keributan itu," ungkap  Sekretaris DPD Partai Golkar Pangkalpinang, Machrizal di Pangkalanbaru, Rabu (18/3/2020).

"Kami memang awalnya mendukung Hendra Apollo, tapi setelah mengetahui BPJ ikut mencalonkan diri, maka dukungan kami cabut dan dialihkan," ujarnya.

Dilanjutkannya, sebenarnya pencabutan dukungan ini sudah clear atas persetujuan dari Hendra Apollo, dan hal itu tidak ada masalah.

"Keributan ini kan diawali oleh SC, saat pimpinan sidang hendak memverifikasi semua dokumen dukungan, harusnya ketetapan dinol kan itu oleh pimpinan sidang diikuti oleh peserta, bukan SC," terang Machrizal.

Hal senada juga dikatakan Ketua DPD Partai Golkar Belitung Timur, Japri, menyayangkan apa yang diungkapkan SC ketika Musda V berlangsung saat itu, bahwa sudah ada tujuh yang mendukung Hendra Apollo padahal itu baru menginginkan saja, sedangkan ada dua yang mendukung BPJ.

"Tapi itu semua baru dukungan, sedangkan keputusan itu ada di tangan pimpinan sidang Musda V, beda pendapat hal biasa dalam partai politik," jelas Japri.

"Namun ketika pimpinan sidang hendak memverifikasi dukungan, kemudian SC sudah membantah itu, harusnya diikuti saja sampai selesai apalagi kami ini punya hak untuk dukungan kami," paparnya.

 



TRENDING TOPICS
MEDSOS WOWBABEL