Pabrik Tapioka di Kelurahan Kenanga Ingkar Perjanjian dengan Warga Kenanga

Surat pernyataan pemilik PT BAA yang akan menutup operasional pabrik jika masih terdapat bau limbah. (Ist)
Surat pernyataan pemilik PT BAA yang akan menutup operasional pabrik jika masih terdapat bau limbah. (Ist)

SUNGAILIAT, www.wowbabel.com - PT Bangka Asindo Agri (BAA) pabrik tapioka di Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, masih saja beroperasi padahal pemkab Bangka sudah memfasilitasi terlaksananya musyawarah antara warga Kelurahan Kenanga bersama pihak pabrik PT BAA di Kelurahan Kenanga, Minggu (8/12/2019). Musyawarah tersebut dilaksankaan guna mendengarkan keluh kesah dari segala pihak terkait permasalahan bau busuk yang dihasilkan proses pengolahan pabrik tapioka.

Dalam surat perjanjian yang disepakati dan ditandatangai pihak PT. BAA, turut disaksikan juga dari berbagai unsur elemen, diantaranya Polres Bangka, Pengadilan Negeri Bangka, TNI, dan warga yang hadir.

Ketua RT  07 Kenanga, Heti menyampaikan bahwa PT. BAA sampai saat ini masih melakukan aktifitas, padahal sudah ada perjanjian untuk menghentikan sementara aktifitas pabrik.

"Berdasarkan keterangan dari PT. BAA bahwa untuk menghidupkan bakteri. Bahwa PT. BAA berdalih butuh 100 ton untuk memberi makan bakteri. Dari 100 ton menghasilkan 30 ton tepung dan 800 m kubik limbah, akan tetapi hal tersebut memicu warga Kenanga bereaksi dan berharap agar Bupati Bangka bersikap tegas atas pelanggaran yang sudah dilakukan PT. BAA," ungkap Heti, Kamis (19/3/2020).



MEDSOS WOWBABEL
OPINI KITE